Wali Kota Yogya Perketat Penerapan Prokes DI Wilayah

Editor :
Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti./visi.news/istimewa

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti mengatakan bahwa pengetatan prokes selalu diterapkan di daerahnya.

Bahkan, hal tersebut juga senantiasa Ia tekankan pada jajarannya di Pemkot Yogyakarta, dalam setiap agenda, atau kegiatan, yang dihadirinya secara langsung.

“Saya dan Pak Wawali punya prosedur, apabila menghadiri sebuah acara, kerumunannya jangan terlalu banyak. Ya, jaga jarak dan hindari kerumunan, menjadi sebuah kesatuan yang harus kita terapkan,” kata Haryadi kepada wartawan, di Yogyakarta, Jumat (20/11/2020).

Apalagi, sejak awal pihaknya telah membentuk gugus tugas penanganan COVID-19, khususnya yang bergerak di bidang pencegahan.

Sehingga, lanjut Haryadi, seluruh kegiatan jajaran Pemkot Yogyakarta, maupun di lingkup masyarakat, senantiasa termonitor dan tidak luput dari perhatiannya.

“Khusus di bidang pencegahan ini, tugasnya bukan sekadar mencegah saja, tapi juga memonitoring segala kegiatan ya, termasuk di tengah masyarakat, agar selalu dan senantiasa memenuhi protokol kesehatan,” jelasnya.

Sambung Haryadi,”Kami tidak jeleh-jeleh ya, tidak pernah bosan, untuk selalu mengingatkan pada masyarakat, termasuk pada kami sendiri, dalam kegiatan-kegiatannya. Itu Pak Camat, Pak Lurah selalu kita ingatkan juga,” tuturnya.

Sementara Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi menjelaskan, dalam kondisi saat ini kepala daerah memang dituntut pro aktif.

Terlebih kata dia, Kota Yogyakarta baru saja dikunjungi banyak wisatawan luar daerah selama long weekend tempo hari.

“Ini masa-masa habis liburan. Kita harus antisipasi, apakah ada lonjakan (kasus COVID-19) atau tidak. Sebagai kepala daerah memang kita harus jadi contoh bagi masyarakat. Sejauh ini, kita juga membatasi diri dari kegiatan yang sifatnya banyak orang,” jelasnya.

Wakil Wali Kota Yogyakarta itu menjelaskan, belakangan kesadaran masyarakat terhadap penerapan protokol kesehatan sudah semakin meningkat.

Hanya saja, dirinya mengakui, masih ada kendala dalam hal jaga jarak dan menghindari kerumunan massa di suatu tempat.

“Tapi, pemerintah tidak pernah jemu berupaya, agar masyarakat bisa terkondisi. Apalagi, saat ini kita sudah mendekati liburan akhir tahun, sehingga harus memperkuat monitoring dan sidak,” pungkasnya. @yus

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Sejumlah ASN Terinfeksi, Gugus Tugas DIY Minta Prokes di Perkantoran Diperketat

Jum Nov 27 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Gugus Tugas Penanganan COVID-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meminta penerapan protokol kesehatan (Prokes) di perkantoran diperketat menyusul munculnya kasus penularan COVID-19 di Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY. “Itu protokol kesehatan di perkantoran kita lihat lagi, kita cermati, dan kita implementasikan. Saya kira aturannya sudah […]