Search
Close this search box.

Wamendiktisaintek: Riset dan Inovasi Kampus Bisa Jadi Motor Ekonomi Nasional

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendikti Saintek) Stella Christie./visi.news/indopop.id.

Bagikan :

VISI.NEWS | JAKARTA – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie menegaskan bahwa riset dan inovasi dari perguruan tinggi berpotensi besar mendorong perekonomian nasional.

Dalam acara ‘Pesta Rakyat untuk Indonesia 2025’ di Smesco Convention Hall, Jakarta Selatan, Sabtu (23/8/2025), Stella mencontohkan peran Stanford University di Amerika Serikat yang menyumbang hingga 18 persen terhadap ekonomi negeri itu. Universitas tersebut tercatat menghasilkan nilai ekonomi sekitar US$ 2,7 triliun per tahun, menyerap 5,4 juta tenaga kerja, serta melahirkan lebih dari 40 ribu perusahaan.

“Universitas memacu pertumbuhan ekonomi secara real. Ini angka-angkanya. Luar biasa,” ujarnya.

Ia juga menyinggung kontribusi Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan University of Kansas yang mencetak nilai ekonomi miliaran dolar setiap tahun serta jutaan lapangan kerja.

Stella menyebut fenomena serupa terjadi di Tiongkok. Klaster inovasi dan teknologi di negara itu mampu menyumbang 13,4 persen dari PDB nasional, salah satunya berkat kontribusi Tsinghua University di Beijing.

Menurutnya, potensi yang sama juga dimiliki Indonesia. Selama 10 bulan terakhir, Stella bersama timnya mengunjungi 34 universitas di 17 provinsi untuk melihat langsung inovasi yang lahir dari kampus-kampus tanah air.

“Setiap kali saya ke situ, saya tidak memberikan kuliah umum, tetapi saya harus belajar dan mendengarkan apa yang sudah dilakukan oleh universitas-universitas kita dari seluruh pelosok Indonesia,” ucapnya.

Ia menekankan bahwa riset lokal dari perguruan tinggi bisa menjadi penggerak ekonomi nasional asalkan ekosistem inovasi yang mendukung dapat dibangun secara berkelanjutan.

@ffr

Baca Berita Menarik Lainnya :