Wanita Hamil 7 Bulan Tergeletak Bersimbah Darah di Soreang

Editor :
Petugas Polresta Bandung saat olah TKP di lokasi. /visi.news/istimewa

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Sesosok wanita yang sedang hamil 7 bulan, ditemukan tergeletak di kamar kontrakannya di Kp. Cibeureum, RT 002/RW 011, Desa Sadu, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Kapolresta Bandung Kombespol Hendra Kurniawan, melalui Kasat Reskrim Polresta Bandung AKP. Bimantoro Kurniawan, mengatakan, wanita yang tengah hamil 7 bulan itu diduga menjadi korban pembunuhan. Saat ditemukan, korban yang merupakan warga Kampung Cisepan, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung itu, tewas dengan luka lebam di wajah dan sayatan benda tajam di lehernya.

“Korban diduga korban pembunuhan,” jelas Bimantoro Kurniawan melalui pesan singkat WA yang diterima VISI.NEWS, Kamis (22/10/2020) siang.

Menurut Bimantoro, korban yang ditemukan tewas pada Sabtu (17/10/2020) lalu, pukul 18.00 WIB, itu sudah langsung dibawa ke RSHS untuk autopsi dan hasilnya ada luka lebam di bagian wajah dan luka sayatan di lehernya. Korban juga dalam keadaan hamil kira-kira 7 bulan.

Kata dia, dari keterangan Wiwin Khaerunnisa selaku saksi, pada Jumat 16 Oktober 2020 pukul 17.00 WIB, korban sempat terlihat tengah menonton televisi. Namun sambung Bimantoro, menjelang dini hari, tepatnya pukul 01.00 WIB, saksi mendengar suara teriakan di dalam kamar kontrakan korban.

Lanjut Bimantoro, selain teriakan korban, saksi juga mendengar adanya suara seperti pintu yang ditendang berulang kali. Namun lewat setengah jam, saksi sudah tidak mendengar suara-suara itu.
Saksi hanya mendengar ada suara orang yang tengah batuk dan mual-mual.

“Saksi kedua yakni Dede Kartini datang ke kontrakan korban bermaksud menawarkan makanan karena dari pagi korban tak keluar kamar. Padahal, korban setiap pagi selalu membeli sarapan,” jelasnya.

Saksi Dede, tutur Bimantoro, kemudian memanggil korban berulang kali. Namun korban tak memberikan jawaban. Karena bingung dan merasa khawatir, saksi Dede kemudian memanggil Mulyadi selaku penjaga kontrakan untuk dimintai tolong membuka pintu kamar kontrakan korban.

Baca Juga :  Persija Jakarta Juara Piala Menpora

Lanjut Bimantoro, saat pintu terbuka, saksi Dede dan saksi Mulyadi melihat korban sudah meninggal dunia dalam keadaan terlentang. Saksi Mulyadi, kata Bimantoro, kemudian melapor adanya temu mayat tersebut ke Ketua RT, Ketua RW, dan Polsek Soreang.

“Kami sudah melakukan olah TKP dengan Inafis, dan memeriksa saksi-saksi dan lakukan penyelidikan. Identitas terduga tersangka juga sudah kami kantongi. Kami sedang melakukan pengejaran,” lanjut Bimantoro yang tak merinci lebih jauh siapa pelaku pembunuhan tersebut.

Dari informasi yang dihimpun dilapangan, korban baru menempati kontrakan tersebut kurang lebih selama tiga pekan. Korban juga memiliki dua anak dari suami pertamanya. Sebelum ditemukan tewas, korban juga sempat melakukan syukuran tujuh bulanan.

Polisi sudah menyita sejumlah bukti dari olah TKP. Di antaranya, sebuah cutter warna merah, sebuah cangkir plastik warna hijau, dan sebuah asbak plastik warna hijau berisi dua buah puntung rokok merk tertentu.

Selain itu, ada juga dua buah masker kain, empat buah topi diduga milik suami korban, dua buah pisau dapur, sebuah selimut, sebuah bantal, sebuah sarung, sebuag buku kontrol kehamilan, sebua anting, sebuah cincin, dan sebuah jaket. @yus.

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pemdes dan Masyarakat Desa Hadapi Kendala Administratif, Politis, dan Manajerial

Kam Okt 22 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Perangkat desa beserta masyarakat pedesaan pada umumnya, masih dihadapkan pada kendala administratif, politis, maupun keterampilan manajerial dalam melakukan inovasi perencanaan pembangunan desa. Padahal, penyusunan sebuah rencana yang baik memerlukan keterampilan mengolah dan mengorganisasi data maupun informasi yang memadai sehingga rencana yang disusun dapat memecahkan masalah berdasarkan potensi […]