Warga Diminta Jauhi Hoaks yang Deskreditkan Vaksinasi Covid-19

Editor :
H. Ade Barkah./golkarpedia

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat Ade Barkah memberikan nasihat kepada warga agar menjauhi informasi hoaks yang mendeskreditkan vaksin dan vaksinasi Covid-19.

Ade mengimbau agar masyarakat selalu menyerap informasi positif yang berasal dari sumber yang terpercaya seputar vaksin Covid-19.

Anggota DPRD Jabar dari Fraksi Partai Golkar ini secara khusus meminta masyarakat menghindari hoaks terkait vaksin Covid-19.

“Jangan termakan hoaks di media sosial yang mendiskreditkan vaksin Covid-19. Serap saja informasi-informasi positif yang terpercaya,” ujar Ade saat melakukan kunjungan kerja di Cianjur, seperti dilansir dari narasijabar.com.

Menurut Ade banyak hoaks di media sosial yang bertujuan menakut-nakuti masyarakat agar tidak mau divaksin.

Ade menyarankan apabila menjumpai hoaks di media sosial, abaikan saja, jangan ditanggapi apalagi dibagikan.

Ade menyarankan agar masyarakat yang ingin mengetahui seputar vaksin Covid-19 cari informasi melalui media yang terpercaya.

“Jangan takut divaksin Covid-19, serap info positif, hoaks abaikan saja,” ujar Ade.

Ade mengatakan berdasarkan keterangan dari BPOM vaksin Covid-19 sudah melalui tahapan uji klinis dan aman dipergunakan.

“Presiden, gubernur, banyak tokoh atau pesohor negeri sudah disuntik vaksin Covid-19, tidak perlu takut. Vaksinasi adalah ikhtiar kita bersama untuk menuntaskan pandemi Covid-19,” ujar Ade

Selain aman untuk digunakan, Vaksin Covid-19 juga telah dinyatakan halal oleh Majelis Ulama Indonesia atau MUI.

“Vaksin Covid-19 aman dan halal, mari kita sukseskan bersama-sama vaksinasi Covid-19 di Jawa Barat,” ujar Ade.@mpa

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Figur Sederhana dari Politisi Berpengalaman Ade Barkah

Jum Feb 26 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Di balik kepiawainnya sebagai politisi di Jawa Barat, H. Ade Barkah mempertahankan kebiasaan hidupnya yang sederhana. Pria kelahiran tahun 1967 itu, hingga kini kerap bersentuhan dengan masyarakat kecil di pinggiran Kabupaten Cianjur, bahkan pada ulang tahunnya ke 53,  pada Desember 2020 lalu, ia memilih merayakannya di rumah […]