VISI.NEWS | KOTA BANDUNG – Warga di lingkungan Jalan Garuda, Kecamatan Andir, Kota Bandung, mengungkapkan kekhawatiran atas peredaran obat keras golongan G yang dinilai semakin mudah diperoleh tanpa prosedur medis yang jelas. Fenomena ini dilaporkan terjadi secara terbuka di sejumlah titik sepanjang jalan tersebut dan menjadi sumber keresahan masyarakat setempat. (21/1/2026)
Menurut keterangan beberapa warga, obat-obatan seperti tramadol, eximer, dan jenis lain dari golongan G dapat diperoleh tanpa resep dokter, membuat obat keras yang semestinya hanya dipakai dalam pengawasan tenaga kesehatan ini beredar bebas di lingkungan. Kondisi ini dianggap berpotensi menimbulkan dampak negatif pada kesehatan masyarakat, khususnya generasi muda, serta berisiko memicu gangguan sosial lainnya.
Masyarakat sekitar menyampaikan harapan agar aparatur penegak hukum (APH) melakukan penindakan yang nyata dan terkoordinasi terhadap pelaku penjualan obat keras ilegal tersebut. Mereka juga meminta upaya razia dan penutupan titik-titik penjualan yang tidak berizin, disertai penegakan hukum secara adil dan tanpa diskriminasi, sehingga peredaran obat keras ini tidak terus berkembang.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, mengatakan berbagai upaya penegakan hukum terhadap peredaran obat keras ilegal sudah dilakukan di wilayah Jawa Barat dalam beberapa waktu terakhir.
Ia mencontohkan, jajaran Polsek Buahbatu baru-baru ini berhasil mengamankan seorang pengedar yang menjual ratusan butir obat keras tanpa izin dalam rangka operasi penyakit masyarakat.
Langkah tersebut, menurutnya, menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran obat keras ilegal yang meresahkan masyarakat. Meski demikian, warga berharap upaya penindakan tersebut terus ditingkatkan dan diikuti dengan sinergi antara kepolisian, Badan Narkotika Nasional (BNN), serta pemerintah daerah.
Selain penegakan hukum, masyarakat juga menilai penting adanya sosialisasi dan edukasi secara masif mengenai bahaya penyalahgunaan obat keras, guna mencegah semakin meluasnya dampak negatif di lingkungan. Dengan langkah yang menyeluruh, warga berharap keamanan, kesehatan, dan ketertiban sosial dapat tetap terjaga. @Ihda