Warga Minta Si Pembunuh Anak Tiri Dihukum Mati

Tersangka Hamid (kanan) mempraktikkan pembunuhan anak tirinya ke dalam toren di rumah kontrakkannya dalam rekontruksi, Selasa (21/7)./visi.news/istimewa.
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Warga Kp. Panenjoan, Cicalengka, Kab. Bandung, Jawa Barat, berbondong-bondong menyaksikan rekonstruksi pembunuhan bocah berusia lima tahun ke dalam toren, Jumat (17/7) lalu.

Saat menjalani rekonstruksi, Selasa (21/7), pasca ditetapkan menjadi tersangka pembunuh anak tirinya, Hamid alias Arifin pria berusia 25 tahun itu harus rela dihardik dan dicaci maki dengan kata-kata kasar oleh warga yang menyaksikan jalannya rekonstruksi.

“Hukum mati saja bapak pembunuh ini mah, Pak Polisi. Dia orangnya biadab soalnya mah,” teriak seorang ibu di sela-sela rekonstruksi.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, penjagaan ketat dilakukan pihak kepolisian di sekitar lokasi.

Kasatreskrim Polresta Bandung, AKP Agta Bhuwana mengatakan kepada wartawan di lokasi, diperkirakan ada sekitar 30 adegan rekonstruksi.

Belum ada fakta baru yang terungkap dari rangkaian rekonstruksi tersebut. Alurnya, kata dia, masih seperti pengakuan tersangka.

“Hanya saja ada paksaan dari tersangka kepada korban dengan cara didorong, ketika berjalan dari kamar menuju lantai tiga tempat penampungan air atau lokasi pembunuhan,” terang Agta.

Sementara Endah (52), nenek korban mengatakan, agar pelaku dihukum seberat-beratnya.

“Kami minta si Hamid agar dihukum berat sekali. Dia sudah menghancurkan segalanya dari keluarga saya,” pinta Endah.

Seperti diberitakan sebelumnya, Hamid alias Arifin merupakan tersangka pembunuhan terhadap AE (5). Anak tirinya yang malang ini dibunuh dengan cara dimasukkan ke dalam toren air di lantai tiga rumah kontrakannya, Jumat (17/7) lalu. @pih

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Update Corona 21 Juli: 89.869 Positif, 48.466 Sembuh

Sel Jul 21 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Kasus positif terinfeksi virus corona di Indonesia per Selasa (21/7), bertambah sebanyak 1.665 orang sehingga total menjadi 89.869 orang terinfeksi virus corona sejak kasus pertama diumumkan pada 2 Maret lalu. Berdasarkan data pemerintah pusat mengenai perkembangan harian Corona, per hari ini, ada tambahan 1.489 orang yang sembuh sehingga total menjadi 48.466 […]