Search
Close this search box.

Harapan Mahasiswa di Tengah Perubahan Program Studi

Mahasiswa mengikuti perkuliahan dengan materi teknologi terbaru di kampus /visi.news/Kompas.

Bagikan :

VISI.NEWS | JAKARTA-  Di tengah cepatnya perkembangan teknologi, banyak mahasiswa mulai bertanya tanya, apakah jurusan yang mereka pilih masih relevan di masa depan. Kekhawatiran itu kini mendapat jawaban, program studi tidak akan ditutup begitu saja, melainkan dikembangkan agar tetap mengikuti zaman.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menegaskan bahwa arah kebijakan bukan menghapus, tetapi memperbarui. Bagi mahasiswa, ini menjadi angin segar bahwa pendidikan yang mereka jalani akan terus disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja.

“Alih-alih kita menutup, kita justru mengembangkan. Dikembangkan ya, bukan ditutup,” tegas Brian, Rabu (29/4/2026).

Di ruang kelas, perubahan ini berarti materi yang diajarkan tidak lagi sama seperti dulu. Jurusan yang ada akan terus diperbarui mengikuti perkembangan teknologi, seperti integrasi internet of things, kecerdasan buatan, hingga komputasi masa depan.

“Jadi misalnya ya jurusan elektro zaman dulu dengan elektro zaman sekarang kan berbeda. Sekarang dulu belum ada IoT, sekarang ada IoT,” kata dia.

Bagi mahasiswa, hal ini membuka peluang untuk mendapatkan ilmu yang lebih relevan. Mereka tidak hanya belajar teori lama, tetapi juga dipersiapkan menghadapi kebutuhan industri yang terus berubah.

Pembaruan ini bahkan direncanakan dilakukan secara berkala, setiap beberapa tahun sekali. Tujuannya agar lulusan perguruan tinggi tidak tertinggal dari perkembangan teknologi yang bergerak cepat.

“Misalnya ada AI, bagaimana nih AI ini? Ada IoT kemudian ke depan ada kuantum komputasi. Kita harus ubah dong supaya nanti lulusannya ketika lulus, dia bekerja, sesuai dengan perkembangan teknologi yang empat tahun lagi dipakai,” jelasnya.

Di balik kebijakan ini, tersimpan harapan besar bagi generasi muda. Kampus tidak lagi hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang adaptasi yang terus bergerak mengikuti masa depan.

Baca Juga :  Bank Mandiri Rombak Komisaris Lewat RUPST 2026, Ini Susunan

Bagi mahasiswa, perubahan ini bukan ancaman, melainkan kesempatan untuk tumbuh dan bersiap menghadapi dunia yang terus berubah.

@Ihda

Baca Berita Menarik Lainnya :