Wayang Sudah Menjadi Tradisi, Ahmad : Dalam Wayang Ada Pelajaran Hidup Baik Filosofi, Strategi Politik Hingga Dimensi Spiritual.

Editor Anggota DPRD Jabar Ahmad Hidayat./visi.news/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS |BANDUNG – Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) Ahmad Hidayat menyayangkan pernyataan salah seorang dai yang menyebutkan wayang bersifat haram dalam suatu forum dakwahnya beberapa waktu lalu.

Pernyataan itu akan menyinggung masyarakat Indonesia yang selama ini menjadikan wayang sebagai bagian kehidupan, terlebih seni budaya disuatu daerah seperti halnya di Jabar.

“Wayang sudah lekat dengan budaya masyarakat Jawa termasuk Jabar, seni wayang adalah kreasi budaya dengan paket lengkap, ada seni musik, pahat, tari (gerak), gambar, lighting dan lain-lain,” katanya.

Ketua AMPI Jabar yang juga penggemar wayang tersebut menilai, wayang tidak hanya tontonan yang digelar pada momen-momen tertentu.

“Wayang adalah sarana edukasi, tuntunan untuk masyarakat luas dari anak-anak hingga dewasa, wayang sudah menjadi sarana edukasi bahkan dakwah sejak lama,” sambungnya.

Di dalam tontonan wayang sering disertakan tuntunan tentang pelajaran hidup baik filosofi hidup, strategi politik bahkan dimensi spiritual.

“Pertunjukan wayang kulit sendiri telah diakui oleh UNESCO sebagai Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity,” ujar Ahmad.

Karya kebudayaan yang mengagumkan di bidang cerita narasi dan warisan budaya yang indah dan berharga pada 7 November 2003 dan pada tanggal yang sama, Presiden Jokowi menetapkan Hari Wayang.

“Wayang sudah mendapatkan pengakuan dari dunia internasional sebagai karya kebudayaan yang mengagumkan dan indah serta sudah menjadi salah satu identitas bangsa Indonesia,” ungkapnya.

Wayang bukan hanya harus dipertahankan tetapi harus dikembangkan untuk memperkuat karakter kita sebagai bangsa, untuk itu tradisi yang sudah baik ini selayaknya tidak dihadapkan dengan agama.

“Sebenarnya jangan menghadapkan tradisi yang sudah baik ini dengan agama, toh wayang sudah identik dengan para wali penyebar agama Islam di Jawa termasuk Jabar, menjadi sarana dakwah yang humanis, sesuai konteks lokalitas,” pungkasnya. @eko

Baca Juga :  Hari Santri Nasional 2023, Rangkaian Puncak Acara Ditutup Parade Salawat dari Habib Syech

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Dinas Pertanian dan Konjen Istanbul Bahas Kopi Kabupaten Bandung di Gunung Puntang

Sen Okt 24 , 2022
Silahkan bagikanVISI.NEWS | BANDUNG – Bupati Bandung HM Dadang Supriatna diwakili Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung HA Tisna Umaran beserta jajaran Kepala Dinas di lingkungan Pemkab Bandung menerima kunjungan Konjen Istanbul Turki ke kawasan pertanian kopi Gunung Puntang Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, Minggu (23/10/22). Menurut Tisna, Turki merupakan pintu gerbang […]