Search
Close this search box.

Wenger Ungkap Sosok Kunci di Balik The Invincibles yang Jarang Disorot

mantan manajer arsenal, arsene wenger.source/instagram@arsenewenger

Bagikan :

VISI.NEWS|BANDUNG -Kesuksesan Arsenal pada era awal 2000-an kerap dikaitkan dengan deretan nama besar seperti Thierry Henry, Dennis Bergkamp, dan Patrick Vieira. Namun di balik gemerlap para bintang tersebut, ada sosok yang dinilai memiliki peran tak kalah penting meski jarang mendapat sorotan.

Mantan manajer Arsenal, Arsene Wenger, mengungkapkan bahwa pemain paling diremehkan yang pernah ia latih adalah Gilberto Silva. Gelandang asal Brasil itu disebut sebagai fondasi keseimbangan tim, terutama dalam musim legendaris 2003/2004 ketika Arsenal menjuarai Premier League tanpa satu pun kekalahan.

Di bawah kepemimpinan Wenger, Arsenal meraih berbagai trofi dan mencatat sejarah lewat kampanye tak terkalahkan yang membuat mereka dijuluki The Invincibles. Keberhasilan tersebut bahkan diganjar trofi emas khusus Premier League, simbol pencapaian unik dalam sejarah kompetisi.

Meski banyak pemain menyerang menjadi pusat perhatian, Wenger menilai peran Silva justru terasa paling besar ketika ia tidak bermain. Dalam wawancara dengan SPORTBible, pelatih asal Prancis itu menjelaskan alasannya memilih nama gelandang Brasil tersebut.

“Gilberto Silva. Dia secara alami sangat rendah hati. Saya ingat ketika membelinya pada 2002, dia sedang di Jepang untuk Piala Dunia. Saya melihatnya dan berpikir, dia tidak melakukan sesuatu yang istimewa. Tapi kemudian Anda berpikir, siapa yang memenangkan bola itu? Gilberto Silva. Siapa yang mengoper bola itu? Gilberto Silva,” ujar Wenger.

Silva direkrut Arsenal setelah tampil impresif bersama timnas Brasil di Piala Dunia 2002. Ia kemudian menjadi bagian penting skuad yang meraih dua Piala FA dan satu gelar Premier League tanpa kekalahan.

Wenger menambahkan bahwa kontribusi Silva sering kali tidak terlihat secara kasat mata. “Di era Invincibles, tidak ada yang membicarakannya. Tapi dia tipe pemain yang baru terasa kehebatannya saat tidak bermain. Ketika dia bermain, semuanya tampak alami,” katanya.

Baca Juga :  Viral Motor BGN Bikin Heboh, Pemerintah Bongkar Fakta Sebenarnya!

Sepanjang kariernya di Arsenal, Silva mencatat lebih dari 240 penampilan dan sempat mencetak gol pertama klub di Emirates Stadium saat menghadapi Aston Villa. Namun, bermain berdampingan dengan Patrick Vieira yang memiliki karakter lebih dominan membuat perannya kerap berada di balik bayang-bayang.

Pengakuan Wenger ini sekaligus menegaskan bahwa kejayaan sebuah tim tidak hanya dibangun oleh pencetak gol atau pemain flamboyan. Sosok seperti Gilberto Silva, yang menjaga keseimbangan dan ritme permainan, menjadi elemen tak tergantikan dalam membentuk salah satu tim terbaik dalam sejarah Liga Inggris.@fajar

Baca Berita Menarik Lainnya :