WHO Masukkan Virus Corona Lokal Asal Indonesia ke Daftar yang Diawasi

Editor WHO Masukkan Virus Corona Lokal Asal Indonesia ke Daftar yang Diawasi. Foto/US News.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memasukkan virus corona lokal asal Indonesia ke dalam daftar pengawasan. Varian ini masuk dalam kategori Alerts for Further Monitoring atau peringatan untuk pemantauan lebih lanjut.

Berdasarkan data yang dirilis WHO, virus corona lokal ini dinamai B14662 dan sampelnya pertama kali dilaporkan pada November 2020 lalu oleh Indonesia. Namun, WHO mulai mengawasi varian B14662 sejak 28 April 2021 lalu.

WHO menjelaskan varian ini berpotensi menyebabkan risiko dan berbahaya di masa depan. Pasalnya, ditemukan perubahan genetik yang diduga mempengaruhi karakteristik virus.

“Tetapi bukti dampak fenotipik atau epidemiologis saat ini tidak jelas, memerlukan pemantauan yang ditingkatkan dan penilaian ulang sambil menunggu bukti baru,” kata WHO dilansir dari situs resminya, Rabu (28/7/2021).

WHO saat ini sedang memantau perubahan pada virus sehingga dapat memberi tahu negara-negara dan publik tentang perubahan apapun yang mungkin diperlukan untuk menanggapi varian tersebut, dan mencegah penyebarannya.

“Pemahaman kami terkait varian di kategori ini berkembang dengan cepat dan karena itu isinya bisa ditambah atau dikurangi begitu saja. Karena itu juga WHO tidak memberi label khusus,” jelas WHO.@mpa/sindo

Baca Juga :  Abdi Negara Harus Siap Menerima Amanah dengan Tanggung Jawab Penuh

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Vanic Cicalengka Dreamland, Bantu Dongkrak Ekonomi Pariwisata

Rab Jul 28 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengapresiasi pihak pengelola tempat wisata Cicalengka Dreamland, yang bersinergi dengan Pemkab Bandung dalam penyelenggaraan vaksinasi massal. Kegiatan bertajuk Vaksinasi Asyik di Tempat Picnic (Vanic) itu, menyasar masyarakat umum sebanyak 600 peserta. Menurut bupati, kondisi sektor wisata di masa pandemi saat ini sangat memprihatinkan. […]