WHO Waspadai Varian Corona Baru Bernama Mu

Editor Ilustrasi WHO./afp/fabrice coffrini/via cnn indnesia/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa mereka sedang terus memantau perkembangan varian virus corona baru yang dikenal dengan nama Mu.

Melalui buletin mingguannya yang terbit pada Selasa (31/8), WHO menyatakan bahwa varian bernama ilmiah B.1.621 itu kini masuk dalam kategori “variant of interest (VOI)”.

Menurut WHO, mutasi varian itu mengindikasikan risiko kekebalan terhadap vaksin. Mereka pun menyerukan studi lebih lanjut untuk lebih memahami varian Mu ini.

“Varian Mu punya konstelasi mutasi yang mengindikasikan potensi kebal imun,” demikian keterangan WHO dalam buletin tersebut.

WHO memaparkan bahwa varian Mu ini pertama kali terdeteksi di Kolombia. Setelah itu, varian Mu juga dilaporkan terdeteksi di negara-negara Amerika Selatan dan sebagian Eropa.

Merujuk pada data yang dihimpun WHO, varian Mu baru terdeteksi di 0,1 persen kasus Covid-19 global. Namun, varian itu sudah mendominasi 39 persen infeksi corona di Kolombia.

Sebagaimana dilansir CNN Indonesia dari AFP, kini para ahli memang sedang mengkhawatirkan kemunculan berbagai varian baru karena lonjakan tingkat infeksi corona secara global.

Kekhawatiran kian tinggi karena saat ini virus corona varian Delta – yang dikenal lebih cepat menular – mendominasi kasus Covid-19 global. Sementara itu, berbagai negara mulai melonggarkan aturan pencegahan Covid-19.

WHO menjelaskan bahwa semua virus pasti bermutasi. Mutasi itu dapat berbahaya, bisa juga tidak, tergantung ketahanannya terhadap vaksin dan seberapa cepat menyebar.

Saat ini, WHO sedang terus memantau empat varian Covid-19 baru selain Mu, termasuk Alpha yang ditemukan di 193 negara, dan Delta di 170 negara. @fen

Baca Juga :  HIKMAH: Rahasia dan Keistimewaan Puasa Senin Kamis (2)

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

1.244 Guru Wafat karena Corona, P2G Sindir Nihil Ucapan Duka Kemendikbud

Rab Sep 1 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) Satriwan Salim menyebut ada total 1.244 guru meninggal dunia akibat Covid-19. Data tersebut merupakan akumulasi yang dihimpun oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) sejak awal pandemi Covid-19 hingga Agustus tahun ini. “Saya kutip data PGRI sampai awal Agustus ini ada […]