Search
Close this search box.

XRP Melonjak 9%, Bitcoin Berpeluang Tembus Rekor Baru

Bitcoin./visi.news/ist.

Bagikan :

VISI.NEWS | BANDUNG – Pasar kripto mengawali 2026 dengan sentimen positif setelah XRP memimpin reli aset digital dengan lonjakan sekitar 9 persen. Kenaikan tajam XRP terjadi seiring menguatnya bitcoin yang menembus level tertinggi dalam enam pekan terakhir, mendekati area psikologis US$95.000.

Bitcoin tercatat naik lebih dari 3 persen pada perdagangan Senin waktu setempat. Aset kripto terbesar dunia itu sempat diperdagangkan di kisaran US$94.400, level tertinggi sejak pertengahan November, dan mencatatkan persentase kenaikan harian terbesar dalam lebih dari sebulan.

Meski demikian, dikutip dari coindesk,com, Selasa (6/1/2026), sorotan utama pasar justru tertuju pada XRP. Setelah berhasil menembus area resistance penting dengan volume transaksi yang kuat, XRP melanjutkan penguatan hingga menyentuh hampir US$2,32, level tertinggi sejak pertengahan November.

Reli di pasar kripto turut berdampak positif pada saham-saham terkait aset digital. Sejumlah emiten kripto yang sepanjang akhir 2025 mengalami tekanan jual kini mencatatkan kenaikan signifikan, bahkan hingga dua digit persentase.

Saham Coinbase melonjak hampir 9 persen setelah mendapatkan rekomendasi naik menjadi “buy” dari Goldman Sachs. Sementara itu, Strategy dan Robinhood masing-masing menguat sekitar 5 persen dan 6 persen pada sesi perdagangan yang sama.

Di kelompok saham berkapitalisasi lebih kecil, Bakkt mencuri perhatian dengan lonjakan hingga 30 persen. Figure menguat sekitar 20 persen, sedangkan saham penambang bitcoin Hut 8 naik 15 persen dan mendekati level US$60 per saham, seiring optimisme terhadap strategi perusahaan di sektor infrastruktur kecerdasan buatan.

Penguatan kripto terjadi seiring dengan sentimen positif di pasar saham Amerika Serikat. Indeks Dow Jones memimpin kenaikan dengan lonjakan 1,4 persen, sementara Nasdaq dan S&P 500 masing-masing menguat sekitar 0,7 persen. Di sisi lain, harga logam mulia juga bergerak fluktuatif dengan tren menguat, di mana perak naik 7 persen dan emas menguat 3 persen.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Hari Ini, Senin 2 Februari 2026: Tembus Rp3,027 Juta per Gram

Analis FXTM, Lukman Otunuga, menilai reli ini menjadi awal yang baik bagi pasar kripto di 2026, meski bitcoin belum sepenuhnya keluar dari tekanan. Menurutnya, penurunan suku bunga dan berkurangnya pasokan bitcoin yang aktif diperdagangkan dapat menjadi faktor pendukung pemulihan harga.

Namun demikian, Otunuga mengingatkan masih ada sejumlah tantangan yang membayangi. Kebijakan pelaporan pajak baru di Amerika Serikat berpotensi menekan partisipasi investor ritel, sementara risiko regulasi tetap menjadi perhatian. Secara teknikal, penguatan berkelanjutan di atas US$100.000 dinilai krusial untuk membuka peluang rekor baru, sedangkan pelemahan berpotensi menyeret bitcoin ke area dukungan di kisaran US$77.500 hingga US$54.000.

@uli

Baca Berita Menarik Lainnya :