Yadea Melansir Berbagai Teknologi dan Produk Unggulan di Acara Peluncuran Teknologi Baru

Editor Acara peluncuran teknologi baru Yadea. /visi.news/ist
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Yadea, merek kendaraan listrik roda dua yang terkemuka di dunia, telah melansir beberapa produk dan inovasi mutakhir secara global di sebuah acara Peluncuran Teknologi Baru yang berlangsung di Wuxi pada 23 September lalu. Sejumlah pencapaian yang dibagikan Yadea termasuk Baterai Graphene 3.0 dan Champion Series 2.0 E8 terbaru. Kedua produk ini membuktikan langkah Yadea yang terus memanfaatkan keunggulannya demi mengembangkan teknologi kendaraan listrik roda dua.

“Sederet teknologi dan produk baru yang dirilis Yadea mencerminkan pencapaian penting dalam aktivitas penelitian dan pengembangan, serta contoh sukses dari status Yadea sebagai pemimpin industri yang mengembangkan teknologi industri,” ujar Shifu Wei, Chief Engineer, R&D Department, Yadea.

“Dengan visi bertajuk ‘Electrify your life’, Yadea selalu ingin memuaskan konsumen, dan hal ini menjadi tujuan utama dari aktivitas litbangnya. Baterai Graphene 3.0 terbaru menjadi jawaban kami bagi pihak-pihak yang mencermati daya tahan baterai pada musim dingin,” jelas Wei.

Baterai Graphene 3.0 Yadea memiliki daya tahan terhadap suhu yang sangat dingin, kapasitas baterai yang lebih besar, dan lebih awet. Dengan demikian, baterai ini lebih mampu beradaptasi dengan beragam kondisi iklim, mudah menyesuaikan suhu baterai, dan menjamin jarak tempuh kendaraan listrik tidak menurun pada musim dingin. Di saat bersamaan, baterai ini tahan terhadap suhu ekstrem dan bisa menghadapi rentang suhu yang berkisar -20°C hingga 55°C.

Demi membuktikan daya tahan baterai ini terhadap suhu yang sangat dingin, Yadea membekukan Baterai Graphene 3.0 selama 72 jam sebelum acara berlangsung. Ketika acara digelar, es yang membekukan baterai dihancurkan, dan baterai ini diambil lalu dipasangkan pada Champion Series 2.0 E8 terbaru dari Yadea. Meski baterainya sempat dibekukan, kendaraan listrik ini masih memiliki performa yang baik.

Baca Juga :  Beri Perhatian Khusus, Menko PMK: Pesantren dan Santri Ada di Arus Utama Sisdiknas

Dibandingkan baterai asam timbal yang biasa ditemui, kapasitas Baterai Graphene 3.0 meningkat sebesar 20% hingga 25%. Baterai ini terbuat dari material baru sehingga dayanya dapat diisi ulang dan dikosongkan hingga 1.000 kali; sementara, usia pakai baterai lebih awet hingga tiga kali lipat ketimbang baterai biasa, namun daya tahannya tetap terjaga dengan baik.

Dalam Acara Peluncuran Teknologi Baru tersebut, Yadea juga melansir Champion Series 2.0 E8 terbaru yang dilengkapi Baterai Graphene 3.0 dan memiliki jarak tempuh sekitar 200 km. Lebih lagi, Yadea mengumumkan bahwa volume penjualan Champion Series telah mencapai tiga juta unit di seluruh dunia. Angka penjualan ini telah disertifikasi oleh Frost & Sullivan, dan menjadi pencapaian baru yang dibuat Yadea.

Lewat berbagai inovasi teknologi dan produk baru, Yadea terus mewujudkan visinya, yakni “Electrify Your Life”.@nia

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Huawei Meraih "WWF Climate Solver Award 2020"

Ming Sep 26 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – “Climate Action Week – 2021 Zero Carbon Mission International Climate Summit” (selanjutnya disebut Konferensi Tingkat Tinggi/KTT), diadakan World Wide Fund for Nature (WWF) dan Phoenix TV, berlangsung di Beijing. Di acara ini, Huawei Technologies Co., Ltd. (selanjutnya disebut “Huawei”) berhasil meraih “WWF Climate Solver Award 2020” atas […]