Yoyo S. Adiredja Kembali Menerima Penghargaan dari Menpora

Editor Yoyo S. Adiredja (tengah), Rabu (2/11/2022) malam, menerima penghargaan Pelaku Olahraga Berprestasi 2022 dari Menpora. /visi.news/istimewa
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | BANDUNG – Tokoh pers dan olahraga Yoyo S Adiredja, Rabu (2/11/2022) malam, menerima penghargaan dari Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali atas kiprahnya dalam dunia sepakbola di tanah air.

Dengan penghargaan ini, Tahun 2022 menjadi tahun penghargaan kiprah yang dilakukan Yoyo S Adiredja. Sebelumnya ia mendapat penghargaan sebagai Legenda Wartawan Olahraga pada Haornas, September 2022 lalu, kemudian Persib Junior U-14 yang dikelolanya dinyatakan menjadi akademi terbaik dalam ajang Elite Pro Academy U-14 2022, pada 24 September 2022.

Penghargaan yang diterima Direktur Akademi Persib tadi malam itu sebagai Pelaku Olahraga Berprestasi 2022 dari Menpora.

Kiprah Yoyo S. Adiredja dalam dunia sepakbola dilakukan sejak ia menjadi wartawan olah raga. Ia pernah menjadi salah satu Komisaris PT. Persib Bandung Bermartabat (PBB) yang juga menjadi Manajer Diklat Persib.

Dari Diklat Persib ini banyak melahirkan pemain-pemain yang secara kualitas tidak kalah dengan pemain-pemain “impor’, seperti Febri Hariyadi dan Gian Zola, Becham, Abdul Aziz yang berkiprah di PSMS Medan, sebelumnya juga ada Ferdinand Sinaga jebolan Diklat Persib yang pernah berkiprah di Persib juga menjadi pemain kunci tim PSM Makassar.

Masih banyak lagi seperti Asep Berlian (Madura United), Hanif Syahbandi (Arema FC), Ganjar Mukti (PD Tira, Bali United), Ryuji Utomo (Liga Thailand, Persija Jakarta) dan masih banyak lagi.

Pada 13 Pebruari 2018 Yoyo S Adiredja mendirikan Akademi Persib yang berawal dari kerja sama dengan salah satu tim besar Serie A Liga Italia, FC Internazionale untuk mewadahi pembinaan anak usia dini hingga menjadi pesepak bola yang berkualitas. Pembinaan terhadap anak-anak usia dini juga sudah menjadi syarat bagi klub untuk bisa mentas di level internasional, seperti AFC Cup.

Baca Juga :  Seorang Tewas, Tabrakan Bus versus Motor di Kadipaten Tasikmalaya

Hal ini dimaksudkan agar klub khususnya Persib Bandung bisa terus melakukan regenerasi terhadap para pemainnya.

Akademi Persib tidak hanya fokus membina anak-anak usia dini, tapi meningkatkan kualitas kepelatihan melalui kursus singkat.

Dalam kerja samanya, FC Internazionale juga mengirimkan dua pelatih untuk berbagi pengalaman dan pengetahuannya kepada para pelatih Akademi Persib.

Seiring pembinaan, tim pelatih Akademi Persib terus meningkatkan kualitas program dengan menerbitkan kurikulum sendiri. Kurikulum ini mengadaptasi filosofi sepak bola Indonesia dan FC Internazionale.

Kurikulum ini terus mengalami pembaruan, menyesuaikan dengan perkembangan sepak bola mancanegara dan nasional. Selain itu, kurikulum Akademi Persib juga memperhatikan penerapan sports science dan penggunaan teknologi.

Sejak pembukaan, Akademi Persib mendapat sambutan hangat dari masyarakat hingga membuka cabang di beberapa daerah, yakni Kuningan, Majalengka dan Cirebon bahkan beberapa diantaranya di luar Jawa Barat. Hingga kini Akademi Persib memiliki 17 cabang di kota/kabupaten di Jawa Barat dan Pati, Jawa Tengah.

Akademi Persib terus menunjukkan hasil pembinaan yang memuaskan. Terdapat empat pemain muda di tim Persib musim 2021-2022 yang sudah terpilih untuk menjalani program Garuda Select dan masuk skuad timnas U-19 Indonesia.

Pemain Sepak Bola Putri

Akademi Persib yang di direct Yoyo S. Adiredja juga mengembangkan program untuk pesepak bola putri. Pada 2020 lalu, tim putri Kota Bandung pun dibentuk. Hal ini sontak menjalar ke berbagai daerah lainnya seperti Kuningan dan Purwakarta. Pembinaan terhadap tim putri membawa mereka mentas di Piala Pertiwi Jawa Barat 2020.@asa

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Forum Agama (R20) di Bali dan Kesigapan PBNU Menganulir Rekomendasi LDNU Kepada Pemerintah

Kam Nov 3 , 2022
Silahkan bagikanOleh Bambang Melga Suprayogi, M.Sn. GAYUNG bersambut dari beberapa kalangan pengurus Nahdlatul Ulama (NU), baik pengurus sekarang dan mantan pengurus periode lalu. Atas keluarnya keputusan Ketua Pengurus Wilayah (PWNU), dan Rais Aam, dengan instruksi bernomor 225/PB.03/A.I.03.41/99/10/2022. Yang menganulir permintaan Lembaga Dakwah (LDNU) kepada pemerintah untuk melakukan keputusan politik, pelarangan […]