Yurianto: Warga Tak Pakai Masker Sumbang Kasus Corona Tinggi

Gugus Tugas Covid-19 meminta masyarakat patuh memakai masker saat beraktivitas sehari-hari./ilustrasi/antara/fikri yusuf.
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan masyarakat yang tak disiplin memakai masker saat beraktivitas sehari-hari menjadi salah satu penyumbang kasus positif virus corona (Covid-19) terbanyak. Ia meminta masyarakat patuh menggunakan masker.

“Salah satu faktor yang paling menyumbang kasus positif terbanyak adalah ketidakdisiplinan (warga) menggunakan masker. Ini menjadi penting,” kata Yuri dalam jumpa pers di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (11/7), seperti dilansir CNN Indonesia.

Yuri mengajak masyarakat untuk memilih masker yang nyaman dipakai sehari-hari. Ia menyebut masker bahan atau masker medis bisa digunakan oleh masyarakat saat berada di luar rumah. Jenis masker itu tergolong nyaman.

“Kami mencoba bertanya, mengapa tidak menggunakan masker? Sebagian besar menjawab, tidak nyaman. Karena desainnya tidak baik,” ujarnya.

Yuri mengingatkan pemakaian masker sangat penting sekalipun saat seseorang telah memakai faceshield (pelindung wajah). Menurutnya, mengenakan faceshield tanpa memakai masker ibarat orang yang hanya menggunakan payung saat hujan.

“Oleh karena itu tetap gunakan masker sebagai pengaman. Ibaratnya adalah menggunakan jas ujan yang penuh. Bukan hanya melindungi dari atas tapi juga dari samping pun bisa kita hindari,” katanya.

Hingga hari ini, kasus positif virus corona di Indonesia mencapai 74.018 orang. Di antara kasus kumulatif itu, sebanyak 34.719 orang dinyatakan telah sembuh dan 3.535 orang lainnya meninggal dunia. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Gelagat Aneh Yodi Prabowo Editor Metro TV Sebelum Ditemukan Tewas

Ming Jul 12 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Orangtua almarhum Yodi Prabowo (26) editor video Metro TV, mengungkap adanya perubahan tingkah laku putranya. Perubahan itu disampaikan sang ayah, Suwandi. Kata dia, hari-hari belakangan almarhum Yodi makin rajin beribadah di musala dan masjid dekat rumah. Khususnya jika memasuki waktu-waktu salat 5 waktu. “Salatnya rajin, rajinnya sampe […]