VISI.NEWS | KOTA BANDUNG – Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kota Bandung memastikan pemberangkatan calon jemaah haji mulai dilakukan pada pekan depan atau 22 April 2026. Lima kloter akan diterbangkan melalui Embarkasi Indramayu, Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.
Total terdapat 1.744 calon jemaah haji dan petugas yang akan diberangkatkan dalam lima kloter tersebut. Kepala Kemenhaj Kota Bandung, Andy Mohammad Arief, menyampaikan bahwa kloter pertama akan bergerak menuju Embarkasi Indramayu pada 22 April 2026.
Selanjutnya, jadwal keberangkatan kloter lainnya yakni kloter 16 pada 2 Mei, kloter 22 pada 7 Mei, kloter 27 pada 11 Mei, dan kloter 35 pada 17 Mei 2026.
Kemenhaj Kota Bandung pun sudah memberikan kewajiban dan edukasi selama calon jemaah melangsungkan ibadah di tanah suci. Andy menyampaikan, dokumen administrasi para calon jemaah juga telah selesai 100 persen.
“Sudah kami berikan baik melalui bimbingan manasik tingkat kecamatan maupun tingkat kota. Kalau secara dokumen sudah 100 persen keluar dari pemerintah Arab Saudi,” katanya.
Dengan begitu, kata dia, secara dokumen semua calon jemaah haji tersebut sudah siap untuk diberangkatkan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Meski dipastikan sudah siap 100 persen, Andy mengimbau kepada semua calon jemaah untuk menjaga kesehatan, termasuk mengantisipasi perubahan cuaca yang diprediksi bakal dilanda cuaca panas saat berada di Arab Saudi.
“Imbauan dari kami selalu menjaga kesehatan, jangan melakukan aktivitas yang tidak penting satu hari sebelum keberangkatan. Karena memang dimulai berangkat hingga nanti menuju embarkasi dan terbang ini kan memerlukan fisik juga,” ucap Andy.
Untuk persiapan ibadah, lanjut Andy, calon jemaah harus tetap mengikuti apa yang menjadi arahan pemerintah, baik dari petugas kloter yang mendampingi ataupun petugas PPIH Arab Saudi.
“Terutama mungkin nanti memang cuaca di Arab Saudi yang sangat panas. Jadi diharapkan bisa menghemat tenaga melakukan kegiatan yang penting-penting sebelum masa puncak haji,” ujarnya.
Terpisah, Kemenhaj Jabar memastikan, keberangkatan calon jemaah haji di 2026 i i berbeda dengan tahun sebelumnya. Sebab, kuota untuk wilayah Jawa Barat mengalami penyusutan sesuai dengan peraturan terbaru, jumlahnya 29.643 orang atau berkurang 9.080 jemaah dari tahun 2025.
Oleh karena itu, alokasi keberangkatan yang sebelumnya dilakukan di dua embarkasi akan berpengaruh. Berdasarakan data sementara, embarkasi Indramayu akan memberangkatkan 17.000-an jamaah.
Adapun untuk rencana pemberangkatan jamaah haji Provinsi Jawa Barat Tahun 1447 untuk Embarkasi Indramayu yaitu dari Kota Bandung, Kota Cirebon, Kabupaten Bekasi. Sementara, sebelumnya untuk jemaah asal Bekasi berangkat melalui Bandara Soekarno-Hatta.
“Walaupun Kabupaten Bekasi dekat Embarkasi tapi harus kami pindahkan ke Indramayu. Soalnya kalau kami mau menarik dari Cianjur sama Sukabumi, Jamaahnya enggak ada. Kami butuh 3.000 jamaahnya untuk menutupi kuota,” kata kepala Kemenhaj Jabar, Boy Hari Novian, Selasa (18/11/2025).
Selain itu beberapa daerah lain yang akan berangkat dari BIJB Kertajati yaitu, Kabupaten Subang, Kabupaten Purwakarta Kabupaten Bandung, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Cirebon.
Kemudian, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, Kota Tasikmalaya, Kota Cimahi, Kota Banjar, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Pangandaran.
“Ada 19 Kabupaten Kota yang akan berangkat dari Ketajati dan Indramayu. Jadi Kabupaten Bekasi saya mohon kelegowoannya hatinya. Tolong diinformasikan juga kepada jamaahnya bahwa akan ada perpindahan embarkasi ini karena memang sudah ketentuan dari pusat,” tuturnya.
“Kami disediakan slot sebanyak 17.300 di Asrama Embarkasi Indramayu dan 12.000 di Bekasi sehingga ini kita harus split,” jelas Boy.
Sementara yang akan berangkat dari Embarkasi JKS atau Bekasi itu kuota didapatkan hanya 12.329 orang, sehingga Kemenhaj Jabar harus memilih mana kabupaten kota yang akan berangkat dari Embarkasi Bekasi.
Pertama Kota Bogor, Kota Sukabumi, Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Karawang, Kota Bekasi, dan Kota Depok.
“Nah ini juga untuk Bandung Raya Kemarin hanya Kabupaten Bandung tapi tahun ini kita masukkan semua Bandung Raya ke Asrama Haji Indramayu,” ucapnya. @desi