VISI.NEWS | SENEGAL – Setidaknya 40 orang tewas dan puluhan lainnya terluka ketika dua bus bertabrakan di dekat kota Kaffrine di Senegal tengah pada hari Minggu (8/1).
Menanggapi kecelakaan “maut”, Presiden Macky Sall mengumumkan tiga hari berkabung nasional mulai Senin.
Dalam tweet hari Minggu dia juga mengatakan ada 40 kematian dan “banyak luka serius.”
“Saya sangat sedih dengan kecelakaan lalu lintas yang tragis itu,” katanya di Twitter.
“Saya menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga para korban dan berharap pemulihan yang cepat bagi yang terluka.”
Jaksa Senegal mengatakan dalam pernyataan terpisah bahwa 40 orang tewas.
Jaksa Penuntut Umum, Cheikh Dieng, mengatakan bahwa penyelidikan awal menunjukkan bahwa kecelakaan itu disebabkan ketika “sebuah bus yang ditugaskan untuk angkutan umum penumpang, setelah ban pecah, meninggalkan lintasannya sebelum bertabrakan dengan bus lain yang datang dari arah berlawanan. arah.”
Kolonel Cheikh Fall yang bertanggung jawab atas operasi Brigade Pemadam Kebakaran Nasional negara Afrika Barat itu, sebelumnya mengatakan kepada AFP bahwa 38 orang tewas dan 87 lainnya luka-luka dalam kecelakaan itu.
Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 03:15 waktu setempat (03:15 GMT) Minggu pagi, kata Fall kepada AFP, menambahkan bahwa semua korban telah dievakuasi ke rumah sakit dan pusat medis di Kaffrine.
Puing-puing dan bus yang hancur sejak saat itu telah dibersihkan dan lalu lintas normal telah dilanjutkan di jalan, katanya.
Gubernur dan pejabat setempat telah mengunjungi tempat kejadian, tambahnya.
Presiden Sall mengatakan setelah masa berkabung nasional selesai, dewan pemerintah akan diadakan untuk “mengambil tindakan tegas terhadap keselamatan jalan.”
Kecelakaan di jalan umum terjadi di Senegal, sebagian besar karena ketidakdisiplinan pengemudi, jalan yang buruk dan kendaraan yang jompo, kata para ahli.
Namun, ini adalah salah satu korban tewas terberat dari satu insiden dalam beberapa tahun terakhir. Pada Oktober 2020, setidaknya 16 orang tewas dan 15 lainnya luka-luka ketika sebuah bus bertabrakan dengan truk berpendingin di Senegal barat.
Bus berkapasitas 60 tempat duduk itu sedang menuju ke Rosso dekat perbatasan dengan Mauritania, kata pemadam kebakaran, menambahkan bahwa jumlah orang di dalamnya tidak diketahui.
Media lokal mengatakan saat itu truk tersebut sedang mengangkut ikan ke Dakar. @fen/afp/agensi/dailysabah.com