Search
Close this search box.

5 Tips Mengubah Kebiasaan Menunda Pekerjaan jadi Hal Positif

Ilustrasi./visi.news/halodoc.

Bagikan :

VISI.NEWS | BANDUNG – Kebiasaan menunda pekerjaan bukanlah hal yang mudah dihilangkan, tetapi ilmuwan sosial sekaligus peneliti kebahagiaan, Arthur Brooks, mengatakan ada cara untuk memanfaatkan penundaan demi keuntungan Anda.”

“Menunda-nunda sering dianggap buruk. Dan memang, menunda tanggung jawab rutin yang penting akan membuat pekerjaan Anda menumpuk dan hampir selalu merugikan kesejahteraan Anda,” tulis Brooks dalam bukunya yang baru dirilis  ‘The Happiness Files : Insights on Work and Life’ demikian seperti dikutip dari CNBC, Jumat, (12/9/2025).

“Namun, jika diterapkan secara strategis pada tugas-tugas kreatif tertentu, sedikit penundaan justru dapat bermanfaat.”

Brooks menjelaskan, ada dua cara pandang berbeda terhadap penundaan menurut tradisi Mesir kuno yaitu penundaan bisa dianggap sebagai kemalasan, atau sedang ‘menunggu waktu yang tepat.’

Berikut lima kiat dari Brooks untuk memanfaatkan penundaan dengan cara yang tepat dan menransformasikannya menjadi sifat positif:

1. Perhatikan Posisi Anda

Brooks menegaskan, menunda-nunda sesekali secara sengaja bisa bermanfaat, tetapi menunda secara konsisten tidak menghasilkan keuntungan.

“Untuk mengetahui apakah Anda mengalami (penundaan kronis), tanyakan pada diri sendiri apakah kebiasaan menunda membuat Anda merasa kehilangan kendali atau tidak bahagia,” katanya.

2. Kembangkan Kebiasaan Mindfulness

Jika Anda tergolong penunda kronis, Brooks menyarankan untuk membangun praktik yang membantu Anda lebih terlibat dalam melakukan pekerjaan. Beberapa rekomendasinya meliputi membatasi gangguan saat mengerjakan tugas dan benar-benar fokus pada proyek yang sedang dikerjakan.

3. Manfaatkan Penundaan dengan Strategi

Dalam proses kreatif, terkadang diperlukan waktu tambahan untuk mengembangkan ide. Brooks biasanya menunggu sehari setelah mendapatkan ide artikel sebelum mulai menulis.

“Saya mencatat ide, memikirkannya, membiarkannya muncul saat tidur atau berjalan-jalan, lalu mulai mengerjakannya,” tulisnya. “Saya tidak menundanya seminggu, cukup satu atau dua hari.”

Baca Juga :  Terminal Bus di Jabodetabek: Ini Daftar Tipe A dan B untuk Mudik

4. Hindari Doomscroll, Fokus pada Ide

Memberi diri lebih banyak waktu untuk mengembangkan ide memang bermanfaat, tetapi waktu tersebut hanya efektif jika dimanfaatkan dengan benar.

Brooks memperingatkan agar tidak menggunakan waktu tunda untuk doomscroll, yang justru memperpanjang penundaan. Sebaliknya, tinggalkan ponsel di ruangan lain atau berjalan-jalan untuk benar-benar meningkatkan kreativitas.

5. Selesaikan Tugas Secara Berkelanjutan

Untuk menunda mengerjakan proyek besar yang tidak pernah selesai, Brooks menyarankan agar meninggalkan proyek dalam kondisi tertentu yang belum rampung, sehingga mudah  untuk dilanjutkan lagi. Misalnya, saat melukis, kerjakan hingga Anda bersemangat dengan langkah berikutnya, lalu berhentilah sejenak dan ambil kuas lagi besok.

“Mulailah hari berikutnya dengan menyelesaikan bagian yang tersisa, kemudian beralih ke tugas berikutnya, dan ulangi polanya,” tulisnya.

Cara ini memastikan energi Anda tetap mengalir, sehingga setiap langkah pekerjaan berikutnya terasa lebih ringan dan menyenangkan untuk dijalani

Untuk tugas membosankan yang sering dihindari, seperti memotong rumput atau membersihkan rumah, Brooks menyarankan mempertimbangkan untuk mempekerjakan orang lain jika memungkinkan, agar waktu dan energi bisa difokuskan pada hal yang lebih produktif.

“Kebiasaanmu menunda-nunda, meskipun mungkin tidak adaptif, sebenarnya memberimu petunjuk tentang bagaimana kamu bisa lebih bahagia. Kamu harus mendengarkannya,” tulisnya. @desi

Baca Berita Menarik Lainnya :