Search
Close this search box.

58 Persen Kendaraan Arus Balik Sudah di Jakarta

Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho./visi.news/korlantas polri.

Bagikan :

VISI.NEWS | JAKARTA – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mencatat sebanyak 58 persen kendaraan yang melakukan perjalanan mudik telah kembali ke wilayah Jakarta dan sekitarnya hingga Rabu (25/3/2026). Seiring dengan melandainya volume kendaraan pascapuncak arus balik, pihak kepolisian mulai melakukan penyesuaian rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas tol.

Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, mengungkapkan bahwa jumlah kendaraan yang telah masuk ke Jakarta mencapai angka 1,9 juta lebih. Meski demikian, petugas masih mengantisipasi sisa jutaan kendaraan lainnya yang diprediksi akan terus mengalir hingga akhir pekan ini.

“Kalau kita melihat sampai saat ini itu sudah hampir 58 persen. Jadi sudah 1.958.000 (kendaraan) ya,” kata Irjen Agus Suryonugroho dalam keterangannya, Rabu (25/3/2026).

Berdasarkan evaluasi di lapangan, kepadatan kendaraan dari arah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Yogyakarta terpantau mulai berkurang secara signifikan setelah melewati titik puncak pada 24 Maret 2026. Kondisi ini memungkinkan Korlantas untuk mencabut sebagian skema one way guna menormalkan kembali arus lalu lintas.

“Jadi kami akan cabut untuk one way nasional lokal dari kilometer 414 sampai 263. Jadi akan kita cabut, tetapi dari kilometer 263 sampai 70 masih berlangsung untuk one way lokal tahap kedua,” jelasnya.

Penyesuaian ini diprioritaskan untuk menjaga kelancaran di kawasan Cikampek yang menjadi pertemuan arus utama menuju ibu kota. Agus menegaskan bahwa pengaturan akan tetap bersifat situasional dengan memantau data traffic counting secara real-time.

“Kita akan melihat prediksi, kita akan melihat flow-nya, traffic counting volume daripada kendaraan yang menuju ke Jakarta,” ujarnya.

Selain kelancaran arus, Korlantas Polri juga melaporkan adanya tren positif pada aspek keselamatan jalan raya. Angka fatalitas atau korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas selama periode Lebaran tahun ini tercatat mengalami penurunan hingga 28,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga :  VISI | Sahabat Alam, Belajar Dari Anak

“Dari fatalitas korban meninggal dunia itu turun kurang lebih 28 persen sampai 30 persen, karena nanti kita tutup jam satu ya. Jadi sampai saat ini baru 28,5 persen itu penurunan angka peristiwa fatalitas korban,” pungkas Agus. @ffr

Baca Berita Menarik Lainnya :