VISI.NEWS – Teka-teki siapa yang bakal diusung Partai Golkar untuk Pilkada Serentak 2020, terjawab sudah.
Rekomendasi DPP Golkar jatuh ke pangkuan Hj Nia Dadang Nasser dan pasangannya Usman Sayogi.
Hal itu tertuang dalang Surat Rekomendasi DPP Golkar yang ditandatangani Airlangga dan Sekjen DPP Golkar, Lodewi JK Paulus, di Jakarta Minggu, 12 Juli 2020.
Hj Kurnia Dadang Nasser yang merupakan putri dari mantan Bupati Bandung H. Obar Sobarna itu, sejak awal sudah diprediksi bakal maju dalam Pilkada Serentak 2020 ini.
Karenanya, banyak kalangan menilai jika ada survei yang digulirkan itu tetap hasilnya bakal jatuh ke keluarga H. Obar Sobarna.
Hal itu diungkapkan oleh Hidayat Bastaman Ketua LSM Forum Peduli Kabupaten Bandung saat dihubungi VISI.NEWS, Minggu (12/7).
“Kami dan keluarga besar Gorum Peduli Kabupaten Bandung akan mendukung sepenuhnya langkah yang dilakukan oleh DPP Golkar terkait dengan rekomendasi tersebut. Yakni Ibu Hj. Kurnia Dadang Nasser yang juga putri dari mantan Bupati Bandung H Obar Sobarna. Untuk itu kami akan mengerahkan kekuatan kami di LSM FPKB agar memenangkan Hj Kurnia Dadang Naser dalam Pilkada 9 Desember nanti,” katanya.
Sementara itu, Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian sekaligus Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Airlangga Hartarto meminta seluruh kader Partai Golkar bekerja keras demi mewujudkan kesuksesan Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada) Serentak 2020.
Pasalnya, menurut Airlangga, Pilkada merupakan jalan awal bagi Partai Golkar untuk menang di Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) selanjutnya.
“Prasyarat utama untuk menuju kemenangan Pileg adalah memenangkan Pilkada,” ujar Airlangga dalam acara Penyerahan Surat Keputusan DPP Partai Golkar Bakal Calon Kepala Daerah Pilkada Tahun 2020, di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Minggu (12/7), seperti dilansir kompas.com.
Selain memberikan arahan, pada acara tersebut Airlangga juga menyerahkan 156 surat keputusan untuk bakal calon kepala daerah di Pilkada 2020.
Airlangga mengingatkan, penyelenggaraan Pilkada 2020 harus disikapi secara serius sejak dini. Sebab, Pilkada kali ini diselenggarakan dalam era new normal dengan kondisi pandemi Covid-19 yang belum mereda.
“Ini adalah proses panjang, semoga bisa dijalani bersama,” ungkapnya.
Oleh karena itu, menurut Airlangga, soliditas dan kekompakan kader Partai Golkar harus benar-benar diwujudkan demi memenangkan calon yang diusung partai.
Seluruh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) pun, kata dia, harus satu jalan dan loyal kepada keputusan partai. @pih/@fen