VISI.NEWS – Hujan deras yang mengguyur kawasan Bandung Selatan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengakibatkan Jalan Raya Laswi Majalaya-Ciparay terendam banjir dengan ketinggian hampir 1 meter, akibatnya jalan ini tidak bisa dilalui kendaraan kecuali kendaraan besar.
Pantauan VISI.NEWS di lokasi, Selasa (20/10/2020) malam, banjir akibat selokan tidak bisa menampung aliran air, sehingga meluap dan merendam sebagian Jalan Laswi.
Beberapa kendaraan roda empat seperti halnya sedan dan minibus yang nekat menerobos jalur yang terendam menjadikan kendaraan tersebut mogok. Tidak hanya roda empat, kendaraan roda dua pun ada juga yang memaksa menerobos, dan mengalami nasib yanh sama, banyak yang mengalami mogok.
Kejadian tersebut, membuat kendaraan besar yang akan melintas dari dua arah menjadi terhambat dan harus mengantri. Sehingga membuat arus lalulintas terjadi kemacetan.
“Sebaiknya motor dan minibus jangan dipaksakan untuk melintas. Kalau dipaksakan akan menumpuk ditengah dan menghambat para pengendara yang melintas,” kata Iwan Setiawan warga Cisapi, Desa Biru, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, kepada VISI.NEWS, Selasa malam.
Menurut Iwan, untuk para pengendara yang melintas dari arah Majalaya menuju Bandung, sepeda motor dan minibus harus mengambil jalan alternatif.
“Pengendara ngambil jalan alternatif, dari arah Majalaya belok kiri melalui Jalan Cidawolong, Cimariuk, nanti keluarnya di Jalan Depok Magung dan terus menuju Bandung,” jelasnya.
Kata dia, untuk pengendara dari arah Ciparay menuju Majalaya, kebalikannya masuk dari Depok Magung, melewati Jalan Cimariuk, keluar di Cidawolong kemudian lanjut menuju Majalaya.
Kondisi ini, kata Iwan, sering terjadi saat musim hujan. Sambung Iwan, terendamnya jalan ini ada beberapa kemungkinan.
“Apakah saluran air nya tersumbat sampah atau debit air dari wilayah atas cukup besar. Pasalnya kawasan ini, sering terjadi hujan cukup lebat dan durasi hujannya cukup lama,” terangnya.
Sementara itu, Dedi Setiadi salah satu pengendara sepeda motor warga Cikopo, Desa Bumi Wangi Kecamatan Ciparay mengatakan, terendamnya Jalan Laswi ini akibat dangkalnya anak sungai. Selain itu, anak sungai dan selokan air yang ada, saluran airnya kurang mengalir akibat tumpukan sampah yang terjadi akibat ulah warga membuang sampah dengan sembarangan.
“Kalau kondisi ini dibiarkan terus terjadi, kondisi serupa akan tetap sama yakni jalan ini akan terus terendam. Ketinggian air ini belum seberapa, bahkan pernah mencapai 1,5 sampai dengan 2 meter,” tuturnya.@yus