Search
Close this search box.

Alur Lengkap SPMB Jateng 2026 dari Awal Pendaftaran

SPMB Jawa Tengah./visi.news/ist.

Bagikan :

VISI.NEWS | JAWA TENGAH – Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru atau SPMB Jawa Tengah Tahun Ajaran 2026 2027 berlangsung melalui tahapan yang tersusun rapi dan berurutan. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menetapkan alur kronologis yang dimulai dari persiapan akun hingga tahap daftar ulang, mencakup seluruh jenjang pendidikan dari SD, SMP, hingga SMA.

Tahap awal yang wajib dilakukan oleh setiap calon peserta didik adalah registrasi akun. Pada fase ini, pendaftar diminta melengkapi data diri serta data orang tua atau wali, mengunggah dokumen administrasi, memilih prioritas sekolah sesuai jalur yang diinginkan, dan mencetak nomor pendaftaran sebagai bukti resmi. Tahapan ini menjadi pintu masuk sebelum mengikuti seluruh proses seleksi berikutnya.

Setelah registrasi akun, proses berlanjut ke pembukaan jalur pendaftaran yang dibagi berdasarkan jenjang pendidikan. Untuk tingkat Sekolah Dasar, tahapan dimulai pada 2 hingga 10 Juni 2026 melalui jalur afirmasi. Hasil seleksi jalur ini diumumkan pada 11 Juni 2026. Pada hari yang sama, pendaftaran jalur domisili dan mutasi langsung dibuka hingga 15 Juni 2026, sebelum akhirnya diumumkan pada 17 Juni 2026. Seluruh calon murid yang dinyatakan lolos kemudian melakukan daftar ulang pada 17 hingga 19 Juni 2026.

Memasuki jenjang Sekolah Menengah Pertama, alur dimulai pada 16 hingga 22 Juni 2026 untuk jalur afirmasi dan prestasi. Pengumuman hasil dilakukan pada 23 Juni 2026. Tahap berikutnya adalah pembukaan jalur domisili dan mutasi pada 23 hingga 30 Juni 2026, dengan pengumuman pada 2 Juli 2026. Peserta yang diterima diwajibkan melakukan daftar ulang pada 2 hingga 4 Juli 2026.

Untuk jenjang Sekolah Menengah Atas, tahapan berlangsung pada akhir Juni hingga awal Juli. Pendaftaran jalur afirmasi serta prestasi akademik dan non akademik dibuka pada 25 hingga 30 Juni 2026. Hasil seleksi diumumkan pada 1 Juli 2026. Selanjutnya, jalur zonasi, domisili, dan mutasi dibuka mulai 1 hingga 6 Juli 2026, dengan pengumuman pada 8 Juli 2026. Daftar ulang dilakukan pada 8 hingga 10 Juli 2026.

Baca Juga :  Kereta Api Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur, Jalur Terganggu

Di sepanjang proses tersebut, calon peserta didik dihadapkan pada pilihan jalur masuk yang telah ditentukan, yaitu domisili, afirmasi, mutasi, dan prestasi. Jalur domisili diperuntukkan bagi siswa yang tinggal di wilayah tertentu sesuai kebijakan, jalur afirmasi bagi keluarga dengan keterbatasan ekonomi dan penyandang disabilitas, jalur mutasi untuk perpindahan tugas orang tua termasuk anak guru, serta jalur prestasi bagi siswa dengan capaian akademik dan non akademik.

Selain alur waktu, pemerintah juga menetapkan kuota penerimaan di setiap jenjang. Pada SD, jalur domisili menjadi yang terbesar dengan 80 persen, diikuti afirmasi 15 persen dan mutasi 5 persen. Pada SMP, pembagian lebih berimbang dengan domisili 45 persen, afirmasi 25 persen, prestasi 25 persen, dan mutasi 5 persen. Sementara pada SMA, pola kembali menyerupai SD dengan domisili 80 persen, afirmasi 15 persen, dan mutasi 5 persen.

Kronologi ini menunjukkan bahwa setiap tahap saling terhubung dan tidak dapat dilewati. Keterlambatan pada satu fase dapat berdampak pada keseluruhan peluang pendaftaran. Oleh karena itu, perhatian terhadap tanggal dan tahapan menjadi hal yang sangat penting.

Seluruh proses dilaksanakan secara daring melalui sistem yang telah disiapkan pemerintah. Transparansi juga menjadi bagian dari alur ini, di mana setiap hasil seleksi diumumkan secara terbuka sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Dengan mengikuti alur secara berurutan mulai dari registrasi akun, pemilihan jalur, pendaftaran, pengumuman, hingga daftar ulang, calon peserta didik memiliki panduan yang jelas dalam menjalani proses seleksi. SPMB Jawa Tengah 2026 pun menjadi sistem yang tidak hanya terstruktur, tetapi juga memberikan kepastian tahapan bagi seluruh peserta. @desi

Baca Berita Menarik Lainnya :