Search
Close this search box.

Bacaan Qunut Arab Latin Terjemah Lengkap 1 Panduan

Bacaan qunut Arab latin terjemah dibaca saat shalat Subuh berjamaah./visi.news/ist.
Ilustrasi pembacaan doa qunut saat shalat Subuh berjamaah di masjid./visi.news/ist.

Bagikan :

VISI.NEWS | BANDUNG – Bacaan qunut Arab latin terjemah menjadi salah satu doa yang banyak dicari umat Islam, terutama menjelang pelaksanaan shalat Subuh dan dalam kondisi tertentu seperti qunut nazilah. Doa ini dibaca pada rakaat terakhir setelah i’tidal, dan memiliki dasar praktik yang kuat dalam tradisi Ahlussunnah wal Jamaah, termasuk yang diamalkan warga Nahdliyin.

Bacaan Qunut Arab Latin Terjemah dalam Shalat Subuh

Bacaan qunut Arab latin terjemah umumnya dibaca pada rakaat kedua shalat Subuh setelah bangkit dari rukuk (i’tidal). Dalam praktiknya, imam membaca doa dengan suara jahr (keras) dan makmum mengamini.

Berikut teks bacaan qunut dalam bahasa Arab:

 اَللّهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَقِنِيْ شَرَّمَا قَضَيْتَ فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Allahummahdini fî man hadait, wa ‘âfini fî man ‘âfait, wa tawallanî fî man tawallait, wa bâriklî fî mâ a‘thait, wa qinî syarra mâ qadhait, fa innaka taqdhî wa lâ yuqdhâ ‘alaik, wa innahû lâ yazillu man wâlait, wa lâ ya‘izzu man ‘âdait, tabârakta rabbanâ wa ta‘âlait, fa lakal hamdu a’lâ mâ qadhait, wa astagfiruka wa atûbu ilaik, wa shallallâhu ‘alâ sayyidinâ muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ‘alâ âlihi wa shahbihi wa sallam.

Artinya: Ya Allah, berikanlah petunjuk kepadaku sebagaimana mereka yang telah Engkau tunjukkan. Dan berilah kesehatan kepadaku sebagaimana mereka yang Engkau telah berikan kesehatan. Dan peliharalah aku sebagaimana orang yang telah Engkau peliharakan. Dan berilah keberkahan kepadaku pada apa-apa yang telah Engkau karuniakan. Dan selamatkan aku dari bahaya kejahatan yang Engkau telah tentukan. Maka sesungguhnya Engkaulah yang menghukum dan bukan terkena hukum.

Baca Juga :  Jadwal Sholat DKI Jakarta 13 April 2026: Waktu Lengkap & Tips Ibadah

Maka sesungguhnya tidak hina orang yang Engkau pimpin. Dan tidak mulia orang yang Engkau memusuhinya. Maha Suci Engkau wahai Tuhan aku dan Maha tinggi Engkau. Maha bagi Engkau segala pujian di atas yang Engkau hukumkan. Aku memohon ampun dari Engkau dan aku bertobat kepada Engkau. (Dan semoga Allah) mencurahkan rahmat dan sejahtera untuk junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya.

Bacaan qunut Arab latin terjemah di atas merupakan versi yang lazim digunakan dalam mazhab Syafi’i.

Dasar Hukum Bacaan Qunut Arab Latin Terjemah

Dalam tradisi yang dianut mayoritas umat Islam Indonesia, khususnya warga Nahdlatul Ulama, qunut Subuh termasuk sunnah ab’adh. Artinya, jika tertinggal, disunnahkan melakukan sujud sahwi sebelum salam.

Dalil praktik qunut Subuh didasarkan pada sejumlah hadis yang menyebutkan bahwa Rasulullah SAW pernah membaca qunut pada shalat Subuh. Para ulama mazhab Syafi’i berpendapat bahwa qunut Subuh dilakukan secara terus-menerus.

Karena itu, bacaan qunut Arab latin terjemah menjadi panduan penting bagi jamaah yang ingin memahami teks doa secara utuh, baik dari sisi lafaz maupun maknanya.

Ketentuan Membaca Bacaan Qunut Arab Latin Terjemah

Terdapat beberapa ketentuan dalam membaca bacaan qunut Arab latin terjemah saat shalat:

– Waktu Membaca
Dibaca setelah bangkit dari rukuk pada rakaat kedua shalat Subuh.

– Posisi Tangan
Disunnahkan mengangkat kedua tangan seperti ketika berdoa.

– Suara Bacaan
Jika menjadi imam, bacaan dibaca dengan suara keras agar makmum dapat mengamini.

– Makmum
Makmum cukup mengamini doa yang dibacakan imam.

– Jika Lupa Qunut
Jika imam atau orang yang shalat sendirian lupa membaca qunut, maka dianjurkan sujud sahwi sebelum salam.

Ketentuan tersebut penting dipahami agar pelaksanaan shalat tetap sesuai tuntunan fikih.

Baca Juga :  AMSI dan UAJY Kerja Sama untuk Ciptakan Ekosistem Media yang Sehat

Bacaan Qunut Arab Latin Terjemah untuk Qunut Nazilah

Selain pada shalat Subuh, bacaan qunut Arab latin terjemah juga dikenal dalam konteks qunut nazilah, yakni doa yang dibaca ketika terjadi musibah atau kondisi darurat yang menimpa umat Islam.

Qunut nazilah dapat dibaca pada setiap shalat wajib, tidak terbatas pada Subuh saja. Lafaznya bisa menyesuaikan dengan kondisi yang dihadapi, namun tetap berisi permohonan perlindungan dan pertolongan kepada Allah SWT.

Dalam praktiknya, imam membaca doa qunut nazilah dengan menyebutkan kondisi yang dihadapi umat, kemudian jamaah mengamini.

Hikmah Membaca Bacaan Qunut Arab Latin Terjemah

Membaca bacaan qunut Arab latin terjemah bukan sekadar rutinitas ibadah, tetapi juga memiliki nilai spiritual yang mendalam. Doa tersebut berisi permohonan petunjuk, perlindungan, keberkahan, serta penjagaan dari keburukan.

Isi doa qunut mencerminkan ketergantungan manusia kepada Allah SWT dalam setiap aspek kehidupan. Permohonan agar tidak menjadi hina dan selalu berada dalam lindungan-Nya menunjukkan harapan agar tetap istiqamah dalam iman.

Selain itu, kebiasaan membaca qunut secara berjamaah juga memperkuat rasa kebersamaan dalam ibadah.

Pentingnya Memahami Makna Bacaan Qunut Arab Latin Terjemah

Banyak umat Islam yang telah hafal bacaan qunut, namun belum tentu memahami maknanya. Oleh karena itu, bacaan qunut Arab latin terjemah membantu jamaah memahami arti setiap kalimat yang diucapkan.

Dengan memahami makna doa, kekhusyukan dalam shalat diharapkan meningkat. Doa tidak lagi sekadar dilafalkan, tetapi juga dihayati.

Pemahaman ini juga penting bagi generasi muda agar dapat mempelajari teks doa secara sistematis, mulai dari tulisan Arab, pelafalan Latin, hingga terjemahnya.

Bacaan qunut Arab latin terjemah merupakan panduan lengkap bagi umat Islam dalam melaksanakan qunut Subuh maupun qunut nazilah. Doa ini dibaca pada rakaat kedua setelah i’tidal dan termasuk sunnah ab’adh dalam mazhab Syafi’i.

Baca Juga :  Kebiasaan Menggoreng Dinilai Bisa Kurangi Nutrisi dan Picu Risiko Kesehatan Anak

Dengan mengetahui teks Arab, Latin, dan terjemahnya, jamaah dapat melaksanakan ibadah dengan lebih yakin dan khusyuk. Selain memahami lafaz, penting pula menghayati makna doa sebagai bentuk permohonan perlindungan, petunjuk, dan keberkahan kepada Allah SWT. @desi

Baca juga:

Baca Berita Menarik Lainnya :