Bawaslu DIY Koordinasi Minimalisir Potensi Covid-19

Editor :
Ketua Bawaslu DIY, Bagus Sarwono bersama anggota Bawaslu DIY lainnya beraudiensi dengan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X pada Senin (23/11)./visi.news/ist.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Ketua Bawaslu DIY, Bagus Sarwono bersama anggota Bawaslu DIY lainnya beraudiensi dengan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X pada Senin (23/11). Bertempat di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Bawaslu DIY diminta untuk tetap berkoordinasi dengan Pemda DIY.

“Kami datang, selain untuk silaturahmi dan berterima kasih atas dukungan Pemda DIY selama ini, pertemuan ini juga terkait edaran netralitas ASN. Selain itu, kami pun meminta dukungan Pemda DIY, apalagi tahapan Pilkada ini akan menuju puncak, termasuk soal protokol kesehatan,” ungkap Bagus usai pertemuan.

Diakui Bagus, cukup banyak masukan dan saran yang mereka terima dari Sri Sultan terkait antisipasi atau meminimalisir potensi CoViD-19 saat Pilkada. Pihaknya pun diarahkan untuk bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan instansi lain yang terkait agar dampak atau potensi CoViD-19 bisa diminimalisir.

“Beliau (Sri Sultan) berharap agar para anggota Bawaslu DIY bisa selalu menjaga kesehatan. Dan jika memang membutuhkan, kami juga disarankan meminta difasilitasi Pemda DIY terkait bagaimana meningkatkan daya imunitas dari CoViD-19 agar Pilkada kali ini bisa berjalan dengan sukses tanpa ada ketakutan dari masyarakat,” jelasnya.

Bagus menambahkan, dalam pertemuan ini, pihaknya juga memaparkan beberapa program kolaboratif antara Bawaslu DIY dengan Pemda DIY, utamanya untuk program kerja pasca Pilkada dan di tahun-tahun yang akan datang. Salah satunya terkait ketugasan Bawaslu dalam rangka membangun nilai-nilai demokrasi dan menanamkan jiwa-jiwa pengawasan dari masyarakat.

“Bawaslu sebagai lembaga tetap, rencananya akan terus bekerja membangun nilai-nilai demokrasi dan menanamkan jiwa-jiwa pengawasan dari masyarakat. Kami sudah mendapat lampu hijau untuk kolaborasi dengan program yang ada di DIY, misalnya Desa Mandiri dan Budaya,” katanya.

Bagus mengatakan, dalam kolaborasi ini, akan ikut dicanangkan program Desa Demokrasi dan Desa Anti Politik Uang. Sementara itu, Gubernur DIY pun diminta keterlibatannya dalam upaya sosialisasi atau mengkampanyekan program anti hoaks, tolak politik uang, dan politisasi SARA melalui video.

“Harapannya, Pilkada kali ini bisa berjalan lebih berintegritas, serta kepatuhannya pada penyelenggaraan lebih maksimal,” tuturnya. @yus

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Patung Macan Lucu Cisewu, Begini Sejarah Singkatnya

Sen Nov 30 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Mengingat kembali patung macan lucu Cisewu yang kini sudah diganti patung harimau baru. Patung macan lucu ini dulunya ada di Komandan Rayon Militer (Koramil) 1123 Cisewu, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Patung macan lucu Cisewu ini memiliki mimik wajah memelas, seolah sedang mengaum gagah, tetapi justru tampak semringah. […]