VISI.NEWS | DAYEUHKOLOT – Warga Dayeuhkolot dikejutkan dengan jebolnya tanggul Sungai Cigede, Pasigaran, pada Kamis (11/01/24), menyebabkan ribuan rumah terendam banjir.
Asep Ciman dari Satgas Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum mengungkapkan bahwa proses perbaikan atau rehab tanggul telah dimulai sejak malam kemarin dan diperkirakan akan dilanjutkan hingga besok. “Ini dari malam kemarin sampai saat ini, mungkin dilanjutkan besok,” ujar Asep kepada VISI.NEWS, Jum’at (12/01/2024) malam.
Dalam penanggulangan banjir ia mengatakan, BBWS senantiasa koordinasi dengan pemerintah daerah sehingga setiap ada laporan pihaknya berusaha untuk segera meresponnya. “Karena kita dengan pemerintah setempat sudah ada kesepakatan phentahelix satu sama lain terikat untuk saling membantu,” ungkapmya.
Lebih lanjut, Asep mengatakan bahwa akibat jebolnya tanggul tersebut infrastruktur lain akhirnya terendam air. “Kita bisa melihat disekitar sini rumah yang terdampak akibat jebolnya tanggul ini. Kedepannya harus ada edukasi juga ke masyarakat untuk tidak tinggal di bantaran sungai karena sangat berisiko,” ungkap Asep.
Lebih lanjut dikatakan, tinggal di bantaran sungai selain berisiko saat terjadi luapan air juga kalau ada kejadian seperti proses evakuasi yang menyangkut keselamatan warga aksesnya juga bisa terhambat.
Disinggung mengenai banjir yang masih melanda kawasan itu padahal sudah triliunan dana yang dikeluarkan untuk menata Citarum, Asep mengatakan, bahwa sedimentasi di Citarum sangat tinggi. “Kita bisa lihat kalau sungai itu dari hulu. Kalau di hulunya warna coklat itu pasti membawa sedimentasi, dan sampai di sini itu cekungan Bandung endapannya menumpuk. Kita sudah berupaya semampu kita untuk bebas banjir tapi pengendalian sedimentasi yang susah dilalukan,” pungkasnya.
@mpa