Beresih Bandung Jilid 3, Komitmen Oded dan Yana Ciptakan Bandung Nyaman

Editor Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengawali Beresih Bandung dengan membersihkan kawasan Alun-Alun Bandung, Selasa (21/9/ 2021). /visi.news/humas bandung
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Menyambut Hari Jadi ke-211 Kota Bandung (HJKB), Pemerintah Kota Bandung menggelar Bandung Beresih Jilid 3. Kegiatan ini diharapkan tumbuh menjadi karakter masyarakat Kota Bandung.

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengawali Beresih Bandung dengan membersihkan kawasan Alun-Alun Bandung, Selasa (21/9/ 2021). Di saat yang bersamaan, kegiatan serupa dilakukan secara serentak di RW, kelurahan, dan kecamatan di Kota Bandung.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana berserta Ketua Forum Bandung Sehat, SIti Muntamah dan Wakil Ketua TP PKK Kota Bandung, Yunimar juga turut bergabung membersihkan kawasan Alun-Alun.

“ASN bersama-sama dengan masyarakat, serta komunitas, kita melaksanakan Bandung Bebersih. Ini dilaksanakan serentak di semua taman di Kota Bandung dan semua wilayah di kecamatan, kelurahan sampai ke tingkat RW,” ucap Oded.

Oded menaruh harapan besar kegiatan Beresih Bandung ini tidak hanya bersifat insidentil. Namun menjadi budaya yang melekat dalam keseharian masyarakat Kota Bandung.

“Kegiatan ini bukan hanya dilaksanakan ketika merayakan HJKB. Tetapi harus menjadi konsen kita bersama setiap waktu. Adapun hari ini merupakan stimulus kegiatan. Menjadi energi untuk kita semua agar terus beberesih. Agar visi Bandung nyaman terus kita upayakan,” jelasnya.

Oded mengatakan, Bandung Beresih adalah upaya untuk menghadirkan visi Bandung Nyaman. Yakni dengan menciptakan lingkungan bersih, sekaligus menjadi menjaga kesehatan masyarakat.

Tak lupa, Oded juga menitipkan kepada masysarakat Kota Bandung agar tidak hanya bersolek secara fisik saja. Namun, gerakan Bandung Beresih juga bisa turut dimaknai untuk menata kondisi spiritual dan psikologis yang bersih.

“Bukan hanya bersih secara fisik yang utama kelihatan, tapi tolong bersih batin ini yang harus kita persipan bersama. Kalau sudah bersih lahir dan batin, insyaallah siapapun yang ada tinggal dan datang akan semringah melihat Kota Bandung,” ujarnya.

Baca Juga :  Mindray Pamerkan Inovasi Hematologi dan Pencapaian Akademis di ISLH 2022

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Forum Bandung Sehat, Siti Muntamah. Menurutnya, kegiatan Bandung Beresih harus menjadi gerakan masif hingga mengakar sebagai sebuah rutinitas masyarakat Kota Bandung.

“Suatu kebahagiaan masyarakat diajak bersama menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat,” ucap perempuan yang karib disapa Umi ini.

Untuk itu, Umi akan berkolaborasi menggerakan semua potensi organisasi dan komunitas guna menyemarakan Beresih Bandung Jilid 3 ini. Bahkan, rencananya akan melaksanakan kegiatan bersih-bersih hingga puncak HJKB.

“Ini adalah kegiatan yang diutamakan untuk bersih-bersih di lingkungan masing-masing. Di tingkat kota ada 6 lokus di 30 kecamatan, dan 151 kelurahan, dengan merangkul semua masyarakat,” ujarnya.

“Khusus FBS dan PKK berkomitmen, mulai hari ini sampai 25 September bersepakat membersihkan lingkungan masing-masing,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Pemkot Bandung juga mendapat bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT San Central Indah (SCI) berupa cat. Yakni terdiri dari 300 kaleng bervolume 25 kilogam warna abu, 5.000 kaleng warna putih, dan 5.000 kaleng warna hitam.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna menyatakan, semua potensi di level kewilayahan digerakan agar Bandung Beresih Jilid 3 terlaksana hingga ke pelosok daerah. Jadi bukan hanya dilakukan di pusat kota saja.

“Atas arahan Pak Wali dan Pak Wakil saya sudah membuat edaran bahwa seluruh Camat di Kota Bandung bahwa jalan protokol di wilayah kerjanya masing-masing itu melakukan pengecatan crub (trotoar), median jalan, itu hitam putih semua harus bersih,” kata Ema.

Terlepas dari gebyar pelaksanaannya menjelang HJKB, Ema mengungkapkan, komitmen untuk menjaga kebersihan lingkungan akan tetap dipegang sebagai rutinitas.

“Itu harus jadi kebiasaan. Ini hanya momentum saja. Artinya momentum ini harus kita jaga selamanya kalau Bandung ini ingin berdaya saing, ingin memiliki kompetensi dan daya tarik yang bagus. Kalau sudah memiliki itu menjadi sebuah kota yang baik disenangi orang datang dan dibanggakan orang yang tinggal,” katanya.@nia

Baca Juga :  Wujudkan #indonesiaterlindungi, Saniter Kerjasama dengan Gojek

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Sita dan Cairkan Harta Obligor BLBI, Satgas BLBI Pulihkan Hak Negara

Sel Sep 21 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Sejak dibentuk pada April 2021 melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 6 Tahun 2021, Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI) terus melakukan tindakan-tindakan sesuai dengan landasan hukum yang ada untuk mengembalikan hak negara. Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri […]