Bersama TNI-Polri, Warga Bangun Jembatan Darurat dari Bambu di Ciawi Tasikmalaya

Anggota TNI-Polri beserta masyarakat bahu -membahu membangun jembatan darurat dari bambu di Desa Bugel, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (12/6)./visi.news/ema rohima
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Sebuah jembatan di Desa Cibugel, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat yang baru selesai dibangun ambrol pasca terseret bongkahan material tanah akibat longsor dan menyebabkan terisolasinya satu desa, kini mulai dibangun jembatan darurat terbuat dari bambu.

Pembangunan jembatan darurat tersebut selain melibatkan anggota TNI dan Polri juga dibantu masyarakat setempat.

“Pembangunan jembatan darurat ini sebagai perlintasan sementara ke Kampung Panampikan, Desa Bugel,” kata Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Anom Karibianto, Jumat (12/6).

Di kampung tersebut, tambahnya ada sekitar 75 KK yang terisolasi akibat jembatan ambruk diterjang longsor beberapa hari lalu.

Dijelaskannya, jembatan darurat itu akan digunakan untuk akses warga sementara waktu. Sebab, warga tak bisa beraktivitas akibat jembatan itu terputus diterjang longsor. 

“Ada jalan setapak, tapi harus melewati jurang dan rawan longsor juga. Bahaya, makanya kita buat jembatan darurat ini untuk sementara waktu,” ungkapnya.

Dikatakannya, proses pembuatan jembatan darurat  baru mencapai 50 persen hingga Kamis sore. Diperkirakan, jembatan baru bisa digunakan pada Jumat (12/6) atau hari ini.

“Kita harap hari ini bisa dilewati, meski terbatas. Sebab di kampung itu ada tiga perempuan hamil tua. Jadi kita siagakan juga bidan desa dan aparat kesehatan untuk antisipasi kalau sudah waktunya melahirkan,” tuturnya.

Anom mengingatkan warga untuk tetap waspada menghadapi bencana. Pasalnya, hingga saat ini masih sering terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

“Saya berharap bagi warga yang mengetahui kejadian bencana dapat langsung melaporkan kepada pihak berwenang. Dengan begitu, penanganannya akan cepat dilakukan,” ungkapnya.

Seperti diketahui sebuah jembatan dengan panjang sekira 25 meter di Kampung Bugel, Desa Bugel, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat terputus tertimpa longsor yang terjadi pada Rabu (10/6), akibatnya 75 KK terisolasi.

Sementara Kepala Desa Bugel, Ruhimat mengatakan, longsor yang terjadi di wilayah itu disebabkan hujan deras yang terjadi sejak Selasa sore hingga Rabu pagi. Padahal, jembatan itu baru digunakan dua hari oleh warga setelah selesai dibangun.

“Jembatan ini baru dibangun selama satu bulan lalu dan baru digunakan dua hari, tapi sekarang hilang tertimpa longsor,” katanya sambil menunjukkan sisa besi jembatan yang tertimpa longsor.

Menurutnya, awalnya dibangun permanen pada 2018. Namun, pada Februari 2020, jembatan itu tertimpa longsor. Atas dasar hasil musyawarah desa, pemerintah desa menganggarkan untuk permbangunan ulang jembatan permanen itu menggunakan dana desa.

Ruhimat mengatakan, anggaran yang digunakan untuk pembangunan itu berkisar Rp 51 juta. Selama satu bulan, jembatan itu selesai dibangun. Namun, baru dua hari digunakan, jembatan itu tertimpa longsor.

“Kerugian, jembatan ini dibuat dengan dana desa sekira Rp 51 juta. Dan sekarang hangus terbawa longsor semua,” tambahnya lagi sambil menunjukkan laporan penggunaan anggaran dana desa untuk pembangunan jembatan itu.

Ruhimat mengatakan, akibat terputusnya jembatan tersebut, sekitar 75 KK di kampung tetsebut terisolasi.

“Jika tidak secepatnya diperbaiki warga harus melalui jalan setapak yang bisa dilalui untuk warga melintas. Karena satu-satunya akses jalan yaitu melalui jembatan yang ambrol tergerus longsor, ” pungkasnya. @erm

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Film 'Help Is On The Way', Sebuah Realita Buruh Migran Kita

Jum Jun 12 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – “Help Is On The Way” adalah sebuah film dokumenter karya Ismail Fahmi Lubis yang mengekspos sistem perekrutan, pelatihan, dan penempatan kerja yang marak korupsi dan diskriminasi yang harus dilalui setiap buruh migran Indonesia untuk meraih mimpi keluar dari kemiskinan dengan menjadi pekerja domestik di luar negeri. […]