VISI.NEWS | BANDUNG – Pasar memecoin menunjukkan aktivitas luar biasa dalam 24 jam terakhir dengan lonjakan transaksi yang signifikan di berbagai jaringan blockchain. Data DEXSCREENER, Selasa (27/1/2026) pukul 05.42 mencatat total volume perdagangan mencapai US$19,68 miliar dengan lebih dari 41,37 juta transaksi, menegaskan bahwa spekulasi berisiko tinggi masih menjadi magnet utama bagi pelaku pasar kripto global.
Ekosistem Solana kembali menjadi pusat perhatian dan mendominasi aktivitas memecoin. Mayoritas token yang masuk daftar trending berasal dari jaringan ini, terutama melalui platform PumpSwap, Raydium, dan Meteora. Keunggulan biaya transaksi yang rendah dan kecepatan tinggi membuat Solana menjadi lahan subur bagi kelahiran memecoin baru yang diperdagangkan secara agresif dalam waktu singkat.
Token Nietzschean Penguin (PENGUIN) memimpin daftar teratas dengan harga di kisaran US$0,1108 dan kapitalisasi pasar sekitar US$110 juta. Meski secara harian relatif stabil, tingginya jumlah transaksi dan likuiditas menunjukkan minat spekulan masih sangat kuat, terutama dari trader jangka pendek yang memanfaatkan volatilitas mikro.
Sementara itu, memecoin baru seperti Cummingtonite (CUM) dan Copper Inu (COPPERINU) mencuri perhatian lewat lonjakan persentase harga ribuan persen dalam hitungan jam. Pola ini mengindikasikan fenomena klasik “pump cepat” yang didorong oleh hype komunitas, FOMO, serta pergerakan whale dalam fase awal perdagangan.
Di sisi lain, volatilitas ekstrem juga memakan korban. Sejumlah token seperti Coinbase Coin (COINBASE), Dumb Money (DM), dan SYRN tercatat mengalami penurunan dua digit dalam 24 jam terakhir. Kondisi ini menegaskan tingginya risiko koreksi tajam setelah fase euforia, terutama bagi trader yang masuk di puncak harga.
Menariknya, tema “penguin” dan “whale” mendominasi narasi memecoin kali ini. Token seperti Club Penguin, Polly Penguin, Penguin Cult, hingga The Black Penguin muncul serentak dalam daftar trending. Fenomena ini menunjukkan kuatnya peran narasi dan simbol sederhana dalam menggerakkan minat beli, terlepas dari fundamental proyek.
Aktivitas memecoin juga tidak hanya terpusat di Solana. Jaringan BSC melalui PancakeSwap mencatat volume signifikan pada token seperti GWEI, EGL1, dan sejumlah memecoin berbahasa Mandarin, menandakan partisipasi kuat dari pasar Asia. Namun, volatilitas di BSC juga relatif tinggi dengan fluktuasi harga tajam dalam waktu singkat.
Dari sisi likuiditas, sebagian besar memecoin trending masih berada di kisaran likuiditas rendah hingga menengah, banyak di bawah US$500 ribu. Kondisi ini membuat harga sangat sensitif terhadap aksi beli atau jual berskala besar, sekaligus membuka peluang manipulasi harga dalam jangka pendek.
Analis pasar menilai lonjakan transaksi memecoin ini mencerminkan pergeseran minat sementara dari aset kripto utama ke instrumen spekulatif. Ketika Bitcoin dan Ethereum bergerak cenderung sideways, trader ritel mencari peluang cepat di memecoin dengan harapan imbal hasil besar, meski dengan risiko kehilangan modal yang sama besarnya.
Ke depan, pelaku pasar diimbau tetap waspada terhadap euforia berlebihan. Volume besar dan transaksi padat memang mencerminkan minat tinggi, namun sejarah memecoin menunjukkan bahwa reli cepat sering diikuti koreksi tajam. Manajemen risiko dan disiplin keluar pasar menjadi kunci di tengah hiruk-pikuk memecoin yang kembali “panas” dalam 24 jam terakhir.
@uli