Search
Close this search box.

Bupati Bandung : Antrian Ambulan Di RS Al Ihsan Baleendah, tak Semua Pasien Covid-19

Bupati Bandung HM Dadang Supriatna. /visi.news/istimewa.

Bagikan :

VISI.NEWS – Bupati Bandung HM Dadang Supriatna turut angkat bicara terkait kabar adanya video viral antrian mobil ambulan di RS Al Ihsan Baleendah Kabupaten Bandung yang membawa pasien Covid-19 yang sempat beredar di media sosial kemarin.

“Setelah saya dapat informasi dan konfirmasi kepada Direktur RS Al Ihsan Baleendah, ternyata video yang viral di media sosial itu tak semua pasien mempunyai kasus Covid-19. Artinya, variatif dan mereka adalah pasien dengan kondisi yang berbeda, mulai dari pasien yang hendak bersalin, demam berdarah, dan penyakit lainnya,” kata Bupati Bandung kepada wartawan di rumahnya di Kampung Sapan Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung, Minggu (6/6/2021).

Dadang Supriatna kembali menegaskan, video antrian ambulan yang viral di media sosial itu tak semua pasien menderita penyakit Covid-19. Di RS Al Ihsan Baleendah itu, masih ada bad atau tempat tidur yang kosong untuk layanan pasien Covid-19.

“Untuk diketahui oleh banyak pihak, RS Al Ihsan Baleendah yang merupakan rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Jabar, yang berobat ke rumah sakit tersebut bukan semuanya warga Kabupaten Bandung. Warga yang berasal dari Bandung Raya, seperti dari Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Sumedang ada yang berobat ke rumah sakit tersebut,” ungkapnya.

Dadang Supriatna menyebutkan, kasus Covid-19 yang terjadi di Kabupaten Bandung itu, di antaranya dari klaster keluarga, pesantren, pelaku perjalanan, pabrik, pertokoan, hajatan dan lainnya.
“Memang pasca-libur Idulfitri lalu, ada peningkatan kasus Covid-19 di Kabupaten Bandung. Mereka kebanyakan isolasi mandiri di rumah masing-masing,” katanya.

Menurut Kang DS, panggilan akrab Dadang Supriatna, untuk pelayanan pasien Covid-19, di Kabupaten Bandung ada tiga rumah sakit lainnya yang menjadi milik Pemkab Bandung, yakni RSUD Soreang, Majalaya dan Cicalengka.

Baca Juga :  Kisah Sapi Jumbo Calon Kurban Presiden dari Riau

“RSUD Soreang yang direncanakan dalam waktu dekat ini pindah ke RS Otto Iskandar Di Nata Soreang, rumah sakit lamanya akan digunakan untuk tempat isolasi mandiri pasien Covid-19,” ungkapnya.

Menurutnya, dengan adanya tempat isolasi mandiri itu, untuk memudahkan dalam memberikan pelayanan kepada pasien Covid-19. “Saya juga menyarankan kepada pasien Covid-19 lebih baik isolasi mandiri di rumah, karena di rumah sakit suka stres. Kalau isolasi mandiri di rumah dapat meningkatkan imun tubuh. Saat melaksanakan isolasi mandiri di rumah, petugas bisa datang ke rumah untuk memberikan pelayanan pengobatan kepada pasien,” tuturnya.

Bupati Bandung juga terus-meneurs menyampaikan sosialisasi dan mengajak masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan 5-M. Mulai dari menggunakan masker, hindari salaman serta rajin mencuci tangan pakai sabun, jaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

“Itu obat Covid-19 paling mujarab, dengan harapan Covid-19 segera menghilang di Kabupaten Bandung,” pungkasnya. @bud

Baca Berita Menarik Lainnya :