VISI.NEWS | BANDUNG – Harga token CDPanda (CDPANDA) di jaringan Base sempat menunjukkan lonjakan singkat sebelum akhirnya kembali melemah pada perdagangan Selasa (28/10/2025). Berdasarkan data dari DEXScreener, harga CDPANDA sempat menembus level tertinggi harian di kisaran $0.0003793, namun kembali turun ke posisi $0.0003703 atau melemah sekitar -0,18% dalam 1 jam terakhir.
Pergerakan harga yang fluktuatif ini menandakan tingginya volatilitas aset kripto komunitas berbasis meme tersebut. Meski kapitalisasi pasarnya masih relatif kecil, yakni sekitar $370.000 dengan total likuiditas $70.000, CDPanda menjadi sorotan di kalangan komunitas kripto berkat statusnya sebagai “unofficial mascot” dari Coinbase Developer Platform.
Volume perdagangan token ini tercatat mencapai $126.000 dalam 24 jam terakhir, dengan 14.845 transaksi yang didominasi aktivitas beli. Data menunjukkan jumlah pembeli mencapai 14.442 akun, sementara penjual hanya 161 akun, menandakan adanya antusiasme tinggi dari investor ritel terhadap token ini meskipun nilainya masih sangat fluktuatif.
Fenomena CDPanda berawal dari peluncurannya di platform ape.store tanpa saluran resmi seperti X (Twitter) atau Telegram. Tanpa kehadiran tim pengembang aktif, komunitas pengguna kemudian mengambil alih proyek ini pada 13 Agustus 2025, menjadikannya sebuah community takeover yang menarik perhatian penggemar token berbasis komunitas.
Perkembangan tersebut mendorong CDPanda menjadi simbol desentralisasi komunitas di jaringan Base, terutama setelah proyek-proyek serupa di jaringan Ethereum dan Solana sebelumnya mengalami kenaikan pesat. Namun, ketiadaan tim inti dan audit keamanan resmi tetap menjadi catatan penting yang membuat investor berhati-hati.
Dalam sepekan terakhir, CDPanda sempat menunjukkan tren positif dengan kenaikan volume perdagangan dan peningkatan jumlah pembeli baru. Namun, momentum tersebut tampaknya mulai melambat seiring dengan tekanan jual dari sebagian holder jangka pendek yang memilih untuk mengambil keuntungan cepat.
Pengamat pasar kripto menilai, pola pergerakan CDPanda mencerminkan dinamika umum token komunitas yang sangat dipengaruhi oleh sentimen sosial dan aktivitas daring. “Token seperti CDPanda biasanya bergerak cepat karena faktor FOMO (fear of missing out), bukan karena fundamental proyek,” ujar seorang analis blockchain yang enggan disebut namanya.
Meski demikian, komunitas CDPanda tetap optimistis terhadap masa depan proyek ini. Mereka menilai bahwa kekuatan utama CDPanda justru terletak pada partisipasi dan solidaritas komunitasnya. “Kami bukan sekadar proyek token, kami adalah simbol kreativitas dan semangat komunitas developer di jaringan Base,” tulis salah satu anggota komunitas di forum resmi mereka.
Dengan harga yang masih sangat terjangkau dan dukungan komunitas yang kuat, CDPanda berpotensi menjadi salah satu token meme yang tetap diperhitungkan di jaringan Base. Namun, para analis mengingatkan bahwa investor sebaiknya tetap berhati-hati dan memperhatikan volatilitas ekstrem yang kerap terjadi pada token jenis ini.
@uli
- Disclaimer: Sebagian isi artikel ini dibuat dengan bantuan alat berbasis AI dan telah ditinjau oleh tim editorial kami untuk memastikan ketepatan serta kesesuaiannya dengan standar redaksi.