Dalam Kondisi Berat Akibat Pandemi ASN Tak Boleh Kerja Lelet dan Bertele-tele

Editor Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming, melantik para pejabat baru di Bale Tawangarum Balai Kota Solo. Seusai pelantikan Gibran memberikan bantuan sembako kepada ASN penyintas Covid - 19/visi.news/tok suwarto
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Aparatur sipil negara (ASN) sebagai pelayan rakyat, saat ini memang dalam kondisi yang sangat berat dan sulit akibat pandemi Covid-19 yang berkepanjangan.

Namun kondisi itu jangan dianggap sebagai kendala, tetapi justru harus dijadikan sebagai tantangan untuk bekerja lebih profesional, bertindak lebih cepat dan lebih efisien dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming, menekankan masalah tersebut, ketika melantik 36 orang pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, di Bale Tawangarum kompleks Balai Kota, demikian dilaporkan wartawan VISI.NEWS dari Solo, Senin (2/8/2021).

Wali Kota Gibran Rakabuming menyerahkan bantuan paket sembako kepada ASN yang sembuh dari Covid-19/visi.news/tok suwarto

Sebanyak 36 pejabat baru yang dilantik, terdiri dari 14 orang menjabat sebagai administrator, 11 orang pengawas dan 11 orang guru.

“Birokrasi tidak boleh lelet, bekerja lamban, bertele-tele dan terkesan kurang sigap. Karena yang dikerjakan ASN menyangkut urusan nyawa dan keselamatan warga kita,” ujar Gibran dalam pelantikan yang dihadiri Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan pejabat Forkopimda Kota Surakarta.

Wali Kota Solo mengingatkan, seluruh pejabat yang dilantik agar langsung memanfaatkan waktu untuk bekerja. Semua pejabat beserta jajaran stafnya memberikan pelayanan maksimal dan terbaik kepada masyarakat, serta melihat situasi dari segala sisi positif

“Semua pejabat bersama jajarannya harus langsung kerja. Kita tidak ada waktu untuk bersantai-santai. Harus gaspol,” tandasnya.

Setelah pelantikan, di tempat yang sama Bale Tawangarum, Wali Kota Gibran Rakabuming bersama Wakil Wali Kota, Teguh Prakosa, beserta jajaran kepala OPD menyerahkan bantuan paket sembako kepada ASN yang sembuh dari Covid-19.

Baca Juga :  Kapolsek : Operasi Yustusi agar Masyarakat Disipilin 3M

Pemkot Solo menyalurkan 400 paket sembako masing-masing berisi 5 kilogram beras, 2 liter minyak goreng, 1 kilogram gula pasir, 5 bungkus mie goreng, dan 1 kotak teh kemasan. Sumber dana bantuan berasal dari sebagian simpanan dan uang kas Korpri dan Kopda.

Di depan ASN penyintas Covid – 19 tersebut, Gibran menyatakan, Pemkot Solo akan melindungi dan membantu ASN yang terpapar Covid – 19. Dia mengimbau ASN penyintas Covid – 19 agar berkontribusi menjadi donor konvalesen untuk membantu pasien yang membutuhkan.

“ASN kita di Pemkot Solo banyak yang bekerja di lapangan. Mereka rawan terpapar Covid – 19 dan perlu kita lindungi dan kita bantu. Bagi yang sudah sembuh dapat ikut menjadi donor konvalesen, supaya bisa membantu rekan-rekan yang sedang berjuang melawan Covid-19,” ajaknya. @tok

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Warga yang Isoman Melalui Program Food For Dhuafa

Sen Agu 2 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Di tengah kasus Covid-19 yang terus menjadi momok bagi masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah Jabodetabek dan banyak masyarakat yang terpapar Covid-19 mengalami kesulitan dalam mengakses fasiltas maupun layanan kesehatan. Bak oase di tengah gurun pasir, Dompet Dhuafa hadir untuk masyarakat dengan layanan Crisis Center sebagai bagian respon […]