Dampak Fenomena La Nina, Waspadai Terjadi Peningkatan Curah Hujan

Editor :
Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kab. Bandung Hendra berdialog acara "Ngawangkong Bari Ngopi " di Soreang, Jumat (23/10/2020) siang./visi.news/yusup supriatna

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Hendra Hidayat mengingatkan kepada masyarakat untuk mewaspadai fenomena La Nina yang diprediksi bakal terjadi peningkatan curah hujan antara 20-40 persen dalam menghadapi musim hujan dalam beberapa bulan mendatang.

Potensi itu berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang diterima BPBD. Hal itu disampaikan Hendra didampingi Petugas BPBD lainnya, Asep Mista saat menghadiri “Ngawangkong Bari Ngopi Sabilulungan 2020” di depan Gedung Capetang Komplek Pemkab Bandung di Soreang, Jumat (23/10/2020) siang.

Menurut Hendra, memasuki awal musim hujan ini harus ada kesiapsiagaan yang dilakukan sejumlah pihak. “Di beberapa wilayah sudah terjadi turun hujan, meski belum terdampak banjir dan berharap tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” harapnya.

Pihaknya memperkirakan, musim hujan akan terjadi pada Oktober 2020 sampai Januari 2021 mendatang, dan puncak musim hujan pada Desember 2020 dan Januari 2021.

Lanjut Hendra, walau terjadi turun hujan di beberapa wilayah, masih ada warga yang minta bantuan pasokan air bersih karena mengalami kekeringan. Di antaranya, di sejumlah desa di Kecamatan Cicalengka, masih mengalami kekeringan.

“Tapi kita tetap fokus pada potensi adanya fenomena La Nina yang diperkirakan akan mengalami peningkatan curah hujan antara 20-40 persen. Dengan adanya potensi curah hujan itu, kita harus waspada ancaman banjir,” jelasnya.

Tetapi sejauh ini, Hendra mengatakan, belum ada daerah yang dilanda banjir. Untuk mengantisipasi kejadian itu, kata dia, BPBD sudah membentuk forum pengurangan risiko bencana.

“Bahkan kita sudah membentuk forum pengurangan risiko bencana. Bahkan sudah ada enam desa yang dibentuk menjadi desa tangguh bencana. Dengan adanya pembentukan forum itu supaya masyarakat bisa mengantisipasi adanya potensi bencana,” katanya.

Menurutnya, BPBD tidak akan kerja optimal manakala tak dibantu oleh forum yang ada di lapangan. Pihaknya pun juga sempat menyampaikan imbauannya kepada masyarakat, disaat terjadi bencana banjir atau longsor yang tidak diharapkan, bisa langsung komunikasi dengan forum pengurangan risiko bencana dan BPBD.

“Kita (Kabupaten Bandung)  memiliki potensi banjir, banjir bandang, longsor, angin puting beliung. Tapi kita tak  mengabaikan banjir genangan. Potensi banjir bandang dan longsor, menjadi fokus perhatian kita di lapangan karena potensi korban jiwa sangat besar. Tapi kita juga tak mengecilkan ancaman banjir genangan,” ucapnya.

Menurutnya, BPBD juga berusaha untuk melakukan mitigasi wilayah mana saja yang berpotensi banjir bandang. Namun saat ini yang memiliki potensi banjir bandang di antaranya kawasan Majalaya, karena berada di antara aliran Sungai Citarum.

“Penanganan bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi masyarakat dan media juga harus sama-sama turut peduli,” ujarnya.

Ditambahkan petugas BPBD Kabupaten Bandung lainnya, Asep Mista, disaat menghadapi kondisi darurat bencana banjir, yang merupakan banjir langganan terjadi di kawasan Baleendah, BPBD sudah menyiapkan tempat pengungsian.

Lanjut Asep, selain menyiapkan tempat pengungsian di Gedung Inkanas Baleendah, juga di Aula Kelurahan Baleendah dan di Gedung SKB Baleendah Kabupaten Bandung. “Ketika pengungsi membludak, kita sudah menyiapkan tempat pengungsian,” pungkasnya.@yus

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kejari Kabupaten Bandung Musnahkan Barang Bukti Perkara Tindak Pidum

Jum Okt 23 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Kejakasaan Negeri Kabupaten Bandung, Jawa Barat melakukan pemusnahan barang bukti perkara tindak pidana umum periode Januari 2018 sampai dengan Desember 2019 yang digelar di halaman Kantor Kejari Kabupaten Bandung, Jumat (23/10/2020) sore. Pantauan VISI.NEWS dilapangan, acara pemusnahan barang bukti ini turut juga dihadiri antara lain BNN Provinsi […]