Search
Close this search box.

Danau Muncul di Gurun Sahara Setelah Siklon Bawa Hujan Lebat

Bukit pasir terendam banjir di gurun sahara./visi.news/reuters

Bagikan :

VISI.NEWS | AFRIKA – Danau-danau sementara kini muncul di Gurun Sahara, yang dikenal sebagai kawasan tandus. Fenomena ini terjadi setelah siklon ekstratropis melanda sebagian wilayah Maroko, Aljazair, Tunisia, dan Libya pada 7 dan 8 September, yang membawa curah hujan sekitar 8 inci, setara dengan curah hujan tahunan dalam beberapa hari saja.

Akibat banjir dan limpasan, beberapa danau sementara terbentuk di Sahara, termasuk Sebkha el Melah di Aljazair dan beberapa lokasi di sekitar Erg Chebbi di Maroko. Data dari perangkat Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer (MODIS) NASA pada satelit Terra menunjukkan adanya danau baru di beberapa bagian Maroko dan Aljazair.

Satelit Landsat 9 NASA juga berhasil menangkap gambar danau Sebkha el Melah yang baru terisi. Gambar yang dibagikan oleh NASA Earth Observatory menunjukkan perubahan mencolok di lanskap, di mana danau hijau kini mengisi padang pasir. Danau raksasa ini memiliki luas 191 kilometer persegi dan kedalaman sekitar 2,2 meter. Moshe Armon, dosen di Universitas Ibrani Yerusalem, menggunakan gambar satelit untuk menganalisis luas dan kedalaman danau ini.

Kejadian serupa juga terjadi pada tahun 2008 ketika danau tersebut terisi setelah siklon membawa hujan lebat. Diperkirakan, danau ini akan memakan waktu sekitar satu tahun untuk menguap sepenuhnya jika tidak ada hujan tambahan. Penelitian tentang curah hujan ini penting untuk memahami kondisi Gurun Sahara ribuan tahun yang lalu saat masih hijau, serta untuk memprediksi perubahan yang mungkin terjadi di masa depan akibat perubahan iklim.

“Jika kita tidak mendapatkan lebih banyak hujan, kedalaman 2,2 meter seperti sekarang, akan memakan waktu sekitar satu tahun untuk menguap sepenuhnya,” kata Armon yang dikutip dari Live Science.

Baca Juga :  Riyono: Perlunya Pengetatan Pengawasan Pemanfaatan Ruang Laut

@ffr

Baca Berita Menarik Lainnya :