VISI.NEWS|BANDUNG Perubahan sikap datang dari sosok yang dulu paling keras menyuarakan keraguan. Legenda Arsenal Tony Adams kini justru berdiri di barisan pendukung Martin Odegaard sebagai kapten The Gunners, setelah melihat langsung perkembangan sang gelandang musim ini.
Adams sebelumnya termasuk figur yang menilai ban kapten Arsenal terlalu berat untuk Odegaard. Ia bahkan sempat mendorong nama lain seperti Declan Rice atau Gabriel Magalhaes sebagai kandidat yang dianggap lebih cocok memimpin di lapangan.
Namun performa Arsenal yang semakin solid dan kontribusi Odegaard yang makin konsisten membuat pandangan Adams berubah total.
“Saya sempat bilang, mungkin kapten seharusnya Declan Rice,” ujar Adams.
“Saya juga pernah mengatakan hal yang sama tentang Harry Kane di timnas Inggris.”
Keraguan Adams dulu bukan tanpa alasan. Ia menilai posisi gelandang serang membuat seorang pemain tidak selalu bisa mengontrol pertandingan sepanjang 90 menit, terutama ketika kebutuhan taktik berubah.
“Kalau kamu punya pemain menyerang, kadang kamu harus mengubah pendekatan. Bisa jadi kamu butuh pemain yang lebih cepat, lebih kuat untuk duel udara, atau seseorang yang lebih kreatif. Dan Odegaard adalah bagian dari proses itu,” katanya.
Meski begitu, Adams menegaskan dirinya tak pernah meragukan bakat teknis pemain asal Norwegia tersebut. Ia bahkan menyamakan sentuhan Odegaard dengan salah satu legenda Arsenal.
“Dia adalah tipe Dennis Bergkamp, pemain yang sangat berbakat, benar-benar bertalenta,” ucap Adams.
Yang paling membuatnya terkesan adalah transformasi gaya bermain Odegaard dibanding musim sebelumnya. Menurut Adams, sang kapten kini tampil jauh lebih tegas dan cepat dalam mengambil keputusan.
“Musim lalu dia tidak cukup positif dengan bola,” kata Adams.
“Dia terlihat ragu-ragu, terlalu lama mengambil keputusan, dan itu memperlambat alur permainan.”
Perubahan itulah yang kini dianggap menjadi pembeda besar dalam permainan Arsenal musim ini.
“Sekarang saya melihat perubahan yang sangat besar. Dia benar-benar mengalirkan bola, lebih cepat, lebih tajam, dan lebih menentukan,” ujarnya.
Tak hanya soal performa di lapangan, Adams juga mendengar dampak positif kepemimpinan Odegaard di ruang ganti. Ia menyebut sang kapten berhasil menyatukan tim dan mendapat respek penuh dari rekan-rekannya.
“Saya dengar dari dalam, Odegaard sangat bagus sebagai pemimpin dan para pemain mencintainya,” kata Adams.
“Saya bisa memahami kenapa tim bersatu di belakangnya, dan itu sangat baik.”
Pengakuan dari mantan kapten legendaris seperti Adams menjadi penegasan bahwa Odegaard kini bukan hanya motor permainan Arsenal, tetapi juga pusat kepemimpinan yang diakui dari dalam dan luar lapangan.@fajar