Search
Close this search box.

Datang sebagai Investasi Masa Depan, Jacquet Disebut Punya DNA Bek Legendaris

bek baru liverpool jeremy jacquet/source:instagram@j.jacquet97

Bagikan :

VISI.NEWS|BANDUNG -Liverpool kembali menegaskan arah regenerasi skuad mereka dengan mendatangkan bek muda Prancis, Jeremy Jacquet, dari Rennes. Nilai transfer yang disebut mencapai 60 juta pounds langsung menempatkan pemain 20 tahun itu di bawah sorotan besar, terutama karena The Reds tengah memasuki fase transisi di lini pertahanan.

Alih-alih sekadar membeli prospek, Liverpool diyakini sedang menyiapkan fondasi jangka panjang. Masa depan beberapa bek senior belum sepenuhnya jelas, sehingga kebutuhan akan sosok muda yang siap berkembang menjadi prioritas. Dalam konteks inilah nama Jacquet dinilai sangat pas.

Reputasinya di Ligue 1 memang sudah lebih dulu menarik perhatian. Penampilannya bersama Rennes membuat sejumlah klub besar Eropa memantaunya, namun Liverpool bergerak paling cepat untuk mengamankan tanda tangannya. Kini, Anfield akan menjadi panggung berikutnya bagi perkembangan karier sang bek muda.

Pandangan menarik datang dari Laurent Viaud, mantan pelatih tim muda Rennes yang pernah membimbing Jacquet. Ia menilai Liverpool mendapatkan pemain dengan profil yang sangat langka untuk usianya.

“Saya pikir para perekrut melihat Jerem sebagai penerus Van Dijk karena dalam banyak hal Jerem mirip dengannya. Saya hampir mengatakan ia lebih cepat daripada Van Dijk. Ia harus belajar dari pemain seperti Van Dijk, tetapi ada banyak kesamaan antara keduanya,” ujar Viaud.

Menurutnya, kemiripan itu bukan hanya soal postur atau kekuatan fisik, tetapi juga kecepatan serta kemampuan membaca permainan. Kombinasi atribut tersebut membuat Jacquet dinilai punya modal untuk tumbuh menjadi pemimpin lini belakang Liverpool di masa depan.

Perjalanan Jacquet menuju posisi bek tengah pun tidak berlangsung biasa. Ia memulai karier sebagai gelandang sebelum staf pelatih Rennes melihat potensi defensifnya lebih menonjol. Keputusan memindahkannya ke lini belakang justru membuka jalan bagi lonjakan performanya.

Baca Juga :  Viral Potongan Video, Klarifikasi Menag Redakan Kebingungan Publik

Viaud bahkan menyebut Jacquet sebagai perpaduan dua bek legendaris Prancis yang punya sejarah besar di Eropa. “Saya berasal dari generasi Marcel Desailly, saya satu sekolah dengannya. Jerem adalah Desailly di sisi defensif dan Laurent Blanc di sisi menyerang; ia adalah perpaduan keduanya. Ketika Anda melihat karier yang mereka berdua miliki, jujur saja, saya tidak bisa membayangkan seberapa jauh Jerem bisa melangkah. Ia benar-benar dapat mendefinisikan generasi beknya,” katanya.

Perbandingan itu merujuk pada gaya bermain Jacquet yang agresif dan kuat dalam duel, namun tetap tenang saat mengalirkan bola dari belakang. Ia tak hanya fokus menghentikan lawan, tetapi juga nyaman membangun serangan dari kaki ke kaki.

Bagi Liverpool, kehadiran Jacquet bukan sekadar tambahan kedalaman skuad. Ia diproyeksikan sebagai bagian penting dari wajah baru pertahanan The Reds dalam beberapa tahun ke depan. Dengan bimbingan pemain senior seperti Virgil van Dijk, potensi besar yang dibawanya kini tinggal menunggu waktu untuk benar-benar mekar di panggung Premier League.@fajar

Baca Berita Menarik Lainnya :