Search
Close this search box.

Debat Pilwalkot Cimahi Kandidat Bahas Isu Disabilitas di Sesi Awal

Debat publik pertama untuk pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi./visi.news/youtube KPU Kota Cimahi.

Bagikan :

VISI.NEWS | CIMAHI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi menggelar debat publik pertama untuk pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi di Auditorium Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani), Minggu (27/10/2024) malam.

Debat tersebut mempertemukan tiga pasangan calon yang memaparkan program kerja mereka terkait kesejahteraan masyarakat dan pembangunan di Kota Cimahi, khususnya bagi penyandang disabilitas.

Dalam sesi awal debat, para kandidat menyampaikan visi dan program mereka untuk meningkatkan kesejahteraan warga dan layanan publik bagi penyandang disabilitas.

Ketiga pasangan calon yang hadir adalah Paslon Nomor Urut 1, Dikdik S. Nugrahawan dan Bagja Setiawan; Paslon Nomor Urut 2, Ngatiyana dan Adhitia Yudistira; serta Paslon Nomor Urut 3, Bilal Insan M. Priatna dan A. Mulyana.

Pasangan Nomor Urut 1, Dikdik S. Nugrahawan, menegaskan komitmennya untuk memperhatikan kesejahteraan penyandang disabilitas di Cimahi.

“Mereka adalah bagian dari kita, dan tentu harus menjadi fokus perhatian kita,” ujar Dikdik.

Sementara itu, Paslon Nomor Urut 2, Ngatiyana, menyampaikan bahwa penyandang disabilitas memiliki hak dan kewajiban yang setara serta akan diberikan kesempatan untuk berkontribusi dalam pemerintahan dan menjadi tenaga harian lepas (THL).

“Sebagai bentuk kepedulian dan komitmen, mereka akan diberikan kesempatan untuk berperan dan bekerja di pemerintahan,” kata Ngatiyana.

Paslon Nomor Urut 3, Bilal Insan M. Priatna, menekankan pentingnya perhatian terhadap hak-hak penyandang disabilitas sebagai prioritas yang harus dilaksanakan.

“Ini harus menjadi prioritas karena sudah ada aturannya, tinggal dijalankan,” tegas Bilal.

Debat publik ini diharapkan dapat memberikan gambaran kepada masyarakat terkait program yang diusung masing-masing pasangan calon dalam membangun Kota Cimahi ke arah yang lebih inklusif. @desi 

Baca Berita Menarik Lainnya :