Search
Close this search box.

Ditjen Holtikultura Kunjungi Distan Kab. Bandung

Ditjen Hortikultur Dr. Ir. Prihasto Setyanto, M.Sc, bersama Kadistan Kab. Bandung yang juga Pj. Sekda Pemkab Bandung, A. Tisna Umaran./visi.news/ki agus.

Bagikan :

VISI.NEWS — Dinas Pertanian Kabupaten Bandung menerima kunjungan Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, Prihasto Setyanto, yang membahas mengenai perkembangan holtikultura di wilayah Pangalengan. Terutama yang berkaitan dengan penerimaan bantuan dari Pemerintah Pusat.

Prihasto menambahkan, di tahun 2020 ini, pemerintah sudah memberikan 100 lebih bantuan kepada daerah dengan tujuan pengembangannya yang berkaitan dengan agrowisata. Tujuannya agar masyarakat bisa lebih mengetahui bagaimana cara tanam yang baik juga pengolahannya.

“Agro Wisata itu sendiri harus bisa menjadi sumber informasi dan teknologi bagi masyarakat di dalam penyelenggaraannya,” katanya di lokasi, Selasa (29/12/2020).

Selain hal itu, lanjut dia, agro wisata harus mempunyai fungsi lain sebagai sarana penelitian perguruan tinggi, kementerian pertanian, juga masyarakat sendiri sebagai pelaku dalam perkembangan agro wisata. Intinya agro wisata harus bisa menjadi sumber pengetahuan bagi semua pihak.

Di kesempatan yang sama, Kadistan Kab. Bandung, A. Tisna Umaran yang juga Pj Sekda Pemkab Bandung, menambahkan, sementara ini wilayah yang menjadi prioritas adalah Pangalengan. Selanjutnya mungkin akan dikembangkan lagi ke wilayah lainnya.

Dia mengharapkan dari perkembangan agro wisata tersebut bisa berdampak pada perekonomian masyarakat. Apalagi di masa pandemi covid 19 ini, jelas kebutuhan masyarakat menjadi paling yang utama.

“Untuk menanam atau menjadi petani itu tidak membutuhkan ijazah, kelakuan baik, atau hal formal lainnya. Asal ada kemauan dan tersedia lahannya, masyarakat sudah bisa beraktivitas dan menghasilkan,” ujar Tisna.

Bantuan dari pertanian sendiri, Tisna mengungkapkan sudah dilakukan dan bisa diberikan kepada masyarakat. Namun harus dalam bentuk proposal permintaan untuk saat ini. Bantuan yang disediakan selain sarana prasarana untuk pertanian, juga ada traktor bagi petani.

Namun dia meminta kepada masyarakat, jangan hanya membuat proposal kalau tidak diberdayakan setiap bantuan yang diterima masyarakat. Manfaatkan sesuai dengan kebutuhan. @qia.

Baca Berita Menarik Lainnya :