VISI.NEWS | KAB.KUTAI – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melaksanakan serangkaian kegiatan dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Aksi ini berfokus pada pelestarian lingkungan di kawasan Pantai Teluk Lingga, Sangatta Utara Jum’at (21/6/2024). Berikut adalah narasi lengkapnya:
Penanaman Terumbu Karang DLH Kutim melakukan penanaman terumbu karang di pantai Teluk Lingga. Kegiatan ini bertujuan untuk memulihkan kondisi ekosistem pantai yang mengalami kerusakan akibat aktivitas manusia.
Penyulaman Mangrove Selain terumbu karang, DLH Kutim juga menginisiasi penanaman mangrove di bibir pantai. Mangrove berperan penting dalam menjaga keberagaman hayati dan melindungi pantai dari abrasi.
Pembersihan Sampah Tim DLH membersihkan area pantai Teluk Lingga dari sampah. Upaya ini mendukung keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Perhatian pada Daerah Pesisir Dalam laporannya, Sekretaris DLH Kutim, Andi Palesangi, menegaskan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup menjadi momentum untuk memperhatikan daerah-daerah pesisir yang rentan terhadap kerusakan lingkungan.
Monitoring dan Pelestarian Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, mengimbau DLH Kutim untuk terus melakukan monitoring di wilayah pantai Teluk Lingga. Wilayah ini harus dijaga dan dilestarikan agar tetap asri dan berfungsi sebagai konservasi terumbu karang.
Kerjasama Masyarakat Baharuddin, seorang nelayan di pantai Teluk Lingga, telah aktif melakukan pelestarian dan penanaman terumbu karang sejak 2016. Dia berharap pantai ini tetap terjaga dan menjadi wilayah konservasi yang indah.
Masa Depan Lingkungan Hijau DLH Kutim berharap partisipasi masyarakat dalam pelestarian lingkungan akan membawa dampak positif bagi masa depan lingkungan hijau.
Terumbu karang memiliki manfaat yang sangat penting bagi lingkungan. Berikut beberapa di antaranya:
Keanekaragaman Hayati: Terumbu karang adalah rumah bagi berbagai spesies laut, termasuk ikan, moluska, dan krustasea. Keanekaragaman hayati di terumbu karang sangat tinggi dan mendukung rantai makanan laut.
Perlindungan Pantai: Terumbu karang berfungsi sebagai benteng alami yang melindungi pantai dari abrasi dan gelombang besar. Akar karang dan struktur batu karang membantu meredam tenaga ombak.
Penghasil Oksigen: Karang hidup melakukan fotosintesis dan menghasilkan oksigen. Meskipun kontribusinya tidak sebesar hutan hujan, tetapi tetap penting untuk keseimbangan ekosistem.
Pariwisata dan Ekonomi: Terumbu karang menjadi daya tarik wisata bahari. Wisatawan dapat menikmati keindahan bawah laut dan aktivitas seperti snorkeling dan menyelam. Selain itu, terumbu karang juga mendukung sektor ekonomi lokal melalui pariwisata dan perikanan.
Penyimpanan Karbon: Terumbu karang menyimpan karbon di dalam struktur kalsiumnya. Ini membantu mengurangi konsentrasi karbon di atmosfer dan mengurangi dampak perubahan iklim.
@rizalkoswara