Do’a Agar Terjaga dari Ketakwaan dan Sifat Qona’ah

Ustad Sopiana Hudri, S.Pd.I./visi.news/ist
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Ada doa ringkas yang selalu dibacakan oleh Imam An Nawawi  dalam kitab  Riyadhus Shalihin. Do’a tersebut, seperti disampaikan Ustad Sopiana Hudri, S.Pd.I., dalam tausiah bakda Subuh, Minggu (14/3/2021) di Masjid Al Mutaqien, Komplek Bumi Baleendah Asri (BBA), Kelurahan Jelekong, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, untuk meminta ketakwaan dan sifat qona’ah.

اللَّهُمَّ إنِّي أسْألُكَ الهُدَى ، والتُّقَى ، والعَفَافَ ، والغِنَى

Artinya: Ya Allah, aku meminta pada-Mu petunjuk, ketakwaan, diberikan sifat ‘afaf dan ghina.

Faedah hadis tersebut, kata Sopian, adalah sebagai berikut:

Pertama, yang dimaksud dengan “al huda” adalah petunjuk dalam ilmu dan amal. Yang dimaksud “al ‘afaf” adalah dijauhkan dari yang tidak halal dan menahan diri darinya, dan yang dimaksud “al ghina” adalah kaya hati, yaitu hati yang selalu merasa cukup dan tidak butuh pada harta yang ada di tangan orang lain.

An Nawawi –rahimahullah- mengatakan, “ ’Afaf dan ‘iffah bermakna menjauhkan dan menahan diri dari hal yang tidak diperbolehkan. Sedangkan al ghina adalah hati yang selalu merasa cukup dan tidak butuh pada apa yang ada di sisi manusia.” (Syarh Muslim, 17/41)

Kedua, keutamaan meminta petunjuk ilmu sekaligus amal karena yang dimaksud al huda adalah petunjuk dalam ilmu dan amal.

Ketiga, keutamaan meminta ketakwaan. Yang dimaksud takwa adalah menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah. Takwa diambil dari kata “wiqoyah” yang maknanya melindungi, yaitu maksudnya seseorang bisa mendapatkan perlindungan dari siksa neraka hanya dengan menjalankan setiap perintah dan menjauhi setiap larangan.

Keempat, keutamaan meminta sifat ‘afaf atau ‘iffah yaitu agar dijauhkan dari hal-hal yang diharamkan semacam zina. Berarti do’a ini mencakup meminta dijauhkan dari pandangan yang haram, dari bersentuhan yang haram, dari zina dengan kemaluan dan segala bentuk zina lainnya. Karena yang namanya zina adalah termasuk perbuatan keji.

Baca Juga :  Mengenal Lebih Dekat Mojang Bandung yang Foto KTP-nya "Geulis Pisan"

Kelima, keutamaan meminta pada Allah sifat al ghina yaitu dicukupkan oleh Allah dari apa yang ada di sisi manusia dengan selalu qona’ah, selalu merasa cukup ketika Allah memberinya harta sedikit atau pun banyak. Karena ingatlah bahwa kekayaan hakiki adalah hati yang selalu merasa cukup. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَيْسَ الْغِنَى عَنْ كَثْرَةِ الْعَرَضِ وَلَكِنَّ الْغِنَى غِنَى النَّفْسِ

“Kekayaan (yang hakiki) bukanlah dengan banyaknya harta. Namun kekayaan (yang hakiki) adalah hati yang selalu merasa cukup.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Keenam, dianjurkannya merutinkan membaca do’a ini.

@asa

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Hilal Tak Terlihat, Sya’ban 1442 H Dimulai Senin 15 Maret 2021

Sab Mar 13 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) mengikhbarkan bahwa awal Sya’ban 1442 H dimulai Senin (15/3). Hal tersebut berdasarkan istikmal, penggenapan 30 hari bulan Rajab 1442 H karena hilal tidak terlihat. “Awal bulan Sya’ban 1442 H bertepatan dengan Senin Kliwon 15 Maret 2021 M (mulai malam […]