VISI.NEWS | JEMBER – Tim Pertolongan Pertama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga terkait kondisi darurat seorang mahasiswa yang mengalami sesak nafas di sebuah warung kawasan Jalan Bengawan Solo, Kecamatan Sumbersari, Selasa (5/5/2026) siang.
Sekitar pukul 11.15 WIB, tiga personel PMI diterjunkan ke lokasi dengan ambulans setelah menerima informasi dari masyarakat. Korban diketahui tengah mengerjakan tugas kuliah bersama rekannya ketika tiba-tiba mengalami gangguan pernapasan.
Setibanya di lokasi, tim langsung memberikan penanganan awal guna menstabilkan kondisi korban sebelum dilakukan evakuasi ke rumah sakit terdekat. Proses evakuasi berlangsung cepat dengan dukungan ambulans yang telah disiagakan.
Kepala Markas PMI Kabupaten Jember, Imam Muslim Al Hariri, menjelaskan bahwa respons cepat dilakukan sebagai bagian dari komitmen PMI dalam layanan kedaruratan kesehatan.
“Begitu laporan masuk, tim kami langsung bergerak menuju lokasi untuk memberikan pertolongan pertama dan memastikan korban segera mendapat penanganan medis lanjutan,” ujarnya.
Namun, setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit, korban bernama Achmad Hasby Abdillah (24), warga Kecamatan Sumbersari, dinyatakan meninggal dunia. Pihak keluarga kemudian membawa jenazah ke rumah duka untuk dimakamkan.
PMI Kabupaten Jember mengimbau masyarakat untuk tidak ragu menghubungi layanan mereka jika menghadapi situasi darurat. Selain layanan donor darah, PMI juga menyediakan ambulans pertolongan pertama, ambulans jenazah, serta layanan sosial, kebencanaan, dan kegawatdaruratan kesehatan.
“Layanan kami terbuka bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan segera, baik melalui telepon maupun datang langsung ke markas PMI,” tambah Imam. @ghofur