VISI.NEWS | BANDUNG – Memasuki hari kedua puasa Ramadan, umat Muslim dianjurkan untuk terus memperkuat niat dan meningkatkan kualitas ibadah. Setelah melewati hari pertama dengan berbagai penyesuaian, hari kedua menjadi momentum menjaga konsistensi sekaligus memperbanyak doa agar setiap amalan mendapat ridha Allah SWT.
Ramadan adalah bulan penuh rahmat dan ampunan. Allah SWT menjanjikan pahala berlipat ganda bagi hamba-Nya yang bersungguh-sungguh dalam beribadah. Sebagaimana disebutkan dalam Al-Baqarah ayat 185, Ramadan merupakan bulan diturunkannya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia. Karena itu, membaca dan mentadabburi ayat-ayat-Nya menjadi amalan utama.
Salah satu doa yang dianjurkan dibaca pada hari kedua Ramadan berisi permohonan agar seorang hamba didekatkan kepada keridhaan Allah, dijauhkan dari murka-Nya, serta diberi kemampuan untuk membaca Al-Qur’an dengan penuh keberkahan.
Berikut bacaan doa hari kedua puasa Ramadan:
اللَّهُمَّ قَرِّبْنِي فِيهِ إِلَى مَرْضَاتِكَ، وَجَنِّبْنِي فِيهِ مِنْ سَخَطِكَ وَنَقِمَاتِكَ، وَوَفِّقْنِي فِيهِ لِقِرَاءَةِ آيَاتِكَ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ
Allâhumma qarribnî fihi ilā mardhātika, wa jannibnî fihi minsakhatika wa naqimâtika, wa waffiqnî fihi liqirâati âyâtika birahmatika yâ Arhamar râhimîn.
Artinya:
“Ya Allah, dekatkan daku di bulan ini kepada keridhaan-Mu. Jauhkan daku di dalamnya dari kemurkaan dan kebencian-Mu, serta bimbinglah daku untuk membaca ayat-ayat-Mu dengan rahmat-Mu wahai yang Paling Pengasih dari semua yang mengasihi.”
Doa ini memiliki makna mendalam. Permohonan untuk didekatkan kepada ridha Allah menunjukkan harapan agar setiap ibadah yang dilakukan tidak sekadar menggugurkan kewajiban, melainkan benar-benar diterima. Sementara permintaan dijauhkan dari murka-Nya menjadi bentuk kesadaran atas kelemahan dan dosa manusia.
Selain itu, doa tersebut menekankan pentingnya membaca Al-Qur’an selama Ramadan. Dengan memohon bimbingan agar mampu membaca ayat-ayat-Nya, seorang Muslim diingatkan bahwa Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga memperkuat hubungan spiritual dengan kitab suci.
Semoga di hari kedua puasa ini, setiap Muslim diberikan kekuatan untuk terus istiqamah dalam ibadah dan dijauhkan dari segala hal yang mengurangi pahala. Dengan doa yang tulus dan hati yang bersih, Ramadan menjadi jalan meraih rahmat serta ampunan Allah SWT.
@uli