VISI.NEWS|BANDUNG Penutupan bursa transfer Januari 2026 menjadi momen krusial bagi Juventus. Dalam hitungan jam terakhir, I Bianconeri melakukan manuver ganda yang mencerminkan evaluasi keras terhadap komposisi skuad di tengah musim yang penuh tekanan. Joao Mario dilepas ke Bologna, sementara Emil Holm didatangkan untuk menutup celah di sektor pertahanan kanan.
Kesepakatan ganda tersebut diumumkan Juventus secara resmi pada Selasa (03/02/2026) dini hari WIB. Joao Mario dipinjamkan ke Bologna hingga akhir musim, sementara Emil Holm bergerak sebaliknya dengan status pinjaman ke Turin disertai opsi pembelian.
“Joao Mario akan menjalani paruh kedua musim Serie A 2025/26 di luar Juventus,” demikian pernyataan resmi klub.
Keputusan melepas Joao Mario tak lepas dari minimnya menit bermain yang ia dapatkan sejak didatangkan pada musim panas lalu. Gelandang berusia 26 tahun itu hanya mencatatkan 373 menit bermain di semua kompetisi, dengan satu assist sebagai kontribusi utama. Momen paling diingat terjadi saat debutnya di Liga Champions melawan Borussia Dortmund, ketika ia langsung mencatatkan assist.
“Semoga sukses untuk petualangan barumu, Joao!” tulis Juventus dalam pernyataan penutupnya.
Di sisi lain, Juventus juga meresmikan kedatangan Emil Holm dari Bologna. Bek kanan berusia 25 tahun itu direkrut dengan status pinjaman dan opsi pembelian senilai 15 juta euro yang dapat dicicil dalam tiga tahun finansial, ditambah bonus performa hingga 3 juta euro.
Holm datang dengan reputasi konsisten bersama Bologna. Ia tampil dalam 19 pertandingan musim ini, menyumbang satu gol dan lima assist, serta menjadi pilar utama di sisi kanan pertahanan I Rossoblu. Juventus menilai kehadirannya penting untuk menjaga keseimbangan tim di paruh kedua musim.
Selain dua nama tersebut, Juventus juga mengonfirmasi satu pergerakan lain. Daniele Rugani resmi bergabung dengan Fiorentina melalui kesepakatan pinjaman yang disertai opsi pembelian di akhir musim.
Rangkaian keputusan ini menegaskan bahwa Juventus memilih jalan realistis di tengah “tragedi” keterbatasan waktu bursa transfer. Alih-alih mengejar nama besar, klub asal Turin itu fokus merapikan struktur tim demi menjaga konsistensi dan daya saing hingga akhir musim Serie A 2025/26.@fajar