Search
Close this search box.

Dukungan Berujung Intimidasi, Ancaman Terhadap Hesti Purwadinata Buka Sisi Gelap Solidaritas Publik

Aktris Hesti Purwadinata menyampaikan dukungan kepada Aurélie Moeremans atas perilisan buku Broken Strings yang kemudian berujung ancaman terhadap dirinya dan sang suami, terungkap melalui media sosial, Jakarta, Januari 2026./visi.news/instagram.

Bagikan :

VISI.NEWS | JAKARTA — Keberanian menyuarakan solidaritas terhadap korban kekerasan justru berujung intimidasi. Aktris Hesti Purwadinata dan suaminya, Edo Borne, dilaporkan menerima teror ancaman setelah Hesti secara terbuka memberikan dukungan atas perilisan buku memoar Broken Strings karya Aurélie Moeremans.

Dukungan tersebut disampaikan Hesti melalui unggahan Instagram Story di akun pribadinya. Dalam unggahan itu, Hesti mengaku tersentuh setelah membaca keseluruhan kisah hidup Aurélie yang selama ini hanya ia dengar sepotong-sepotong.

“Haii Oleliii. Aku baru selesai baca cerita hidupmu di digital book kamu. Jujur baru sekarang benar-benar tahu the whole story—apa yang kamu alami, lalui, dan mimpi buruk yang harus kamu tanggung sendirian,” tulis Hesti.

Hesti juga mengenang pertemuannya dengan Aurélie di masa lalu, yang kini terasa berbeda setelah mengetahui latar belakang kelam yang diceritakan dalam buku tersebut.

“Ya Allah… baru sekarang aku sadar, berarti di momen itu kamu sedang berada di salah satu fase paling mengerikan dalam hidupmu,” tulisnya lagi.

Dalam unggahannya, Hesti menegaskan tidak seharusnya ada siapa pun yang mengalami kekerasan seperti yang dialami Aurélie. Ia juga menyampaikan harapan agar sosok pelaku tidak lagi mendapat ruang di ruang publik.

“Nggak seharusnya ada siapa pun yang mengalami hal semengerikan ini. Rasanya menyakitkan melihat pelakunya masih bisa berkeliaran dengan nyaman. Aku sungguh berharap dia tidak pernah lagi diberi panggung,” tulis Hesti.

Namun, dukungan tersebut justru memicu teror. Aurélie Moeremans mengungkap bahwa setelah ia membagikan ulang unggahan Hesti, ancaman langsung menyasar Hesti dan suaminya. Hal ini disampaikan Aurélie melalui saluran Instagram @aurelie.

“Alasan kenapa sudah nggak repost story dukungan, bahkan dari teman sendiri atau rekan artis, sederhana tapi penting. Aku pernah repost story Teh Hesti. Setelah itu, sampai sekarang, Teh Hesti dan suaminya masih terus diancam. Dari DM, sampai ke WhatsApp,” tulis Aurélie.

Baca Juga :  Ledakan AI di Ruang Operasi Picu Kekhawatiran: Laporan Cedera Meningkat, Pengawasan Dipertanyakan

Aurélie mengaku sangat terganggu dan tidak terima ketika ancaman tersebut dialamatkan kepada orang-orang yang hanya berniat memberikan dukungan.

“Kalau aku yang diancam, aku bisa terima. Tapi kalau sampai orang lain ikut kena hanya karena berdiri di sampingku, itu berat,” tulisnya.

Ia pun memutuskan untuk tidak lagi membagikan ulang unggahan dukungan dari publik demi menjaga keselamatan rekan-rekannya. Menurut Aurélie, langkah itu diambil agar pihak yang mengancam tidak mengetahui siapa saja yang berada di pihaknya.

“Dengan aku tidak repost, dia tidak tahu siapa saja yang mendukungku. Dan teman-temanku bisa tetap aman dari ancaman nggak jelas,” lanjut Aurélie.

Dalam unggahannya, Aurélie juga menyertakan bukti pesan ancaman yang diterima oleh Edo Borne. Pelaku meminta respons terkait dukungan Hesti dan menyebut akan menempuh jalur hukum jika tidak mendapat balasan.

“Gw tunggu feedbacknya yah bro… gw lewat elu krn gw masih respect sama lu sebagai suami Hesti,” tulis pelaku dalam pesan tersebut.

Ancaman itu disertai tenggat waktu yang menambah tekanan psikologis.

“Gw tunggu 1×24 jam yah bro… kalo memang tidak ada respons, jadi gw tau musti menempuh jalur hukum apabila diperlukan,” lanjut pesan tersebut.

Meski memilih untuk tidak lagi menampilkan dukungan secara terbuka, Aurélie memastikan bahwa doa dan solidaritas publik tetap ia rasakan.

“Doa dan dukungan kalian sampai kok. Diam-diam, tapi kuat,” pungkasnya. @kanaya

Baca Berita Menarik Lainnya :