Gada AMS Bagikan Ribuan Masker dan Brosur Prorokol Kesehatan

Editor Anggota Gada AMS membagikan masker kepada pegawai Pemkab Bandung dan masyarakat. Bahkan masker dan brosur protokol kesehatan diberikan juga kepada Bupati Bandung H. Dadang M Naser usai saat jumat di Masjid Al Fathu Kompleks Pemkab Bandung./visi.news/yusup supriatna.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Ratusan anggota Gada AMS (Generasi Muda Angkatan Muda Siliwangi) Pusat bersama Gada AMS Distrik Kabupaten Bandung sosialisasikan protokol kesehatan berupa pembagian ribuan masker dan brosur protokol kesehatan di kawasan perkantoran Kompleks Pemkab Bandung, Jumat (14/8).

Ketua Umum Gafa AMS Pusat, Bobby Erlangga Sumaatmadja SH mengatakan, saat ini pandemi Covid-19 belum berakhir. Oleh karena itu, masyarakat harus tetap waspada dan selalu menerapkan pola hidup sehat serta menerapkan protokol kesehatan yakni sering cuci tangan, gunakan masker, serta rajin berolahraga.

“Guna memberikan edukasi kepada masyarakat di masa pandemi ini, Gada AMS membagikan 1.000 buah masker dan 1.000 lembar brosur protokol kesehatan yakni brosur pencegahan Covid-19,” kata Boby kepada VISI.NEWS, usai gelar giat baksos di kompleks perkantoran Pemkab Bandung, Jumat, (14/8).

Menurut Boby, dengan ditetapkannya wabah virus corona sebagai status darurat dunia, kita harus waspada dan harus melakukan antisipasi sebaik mungkin agar tidak terserang wabah tersebut.

“Upaya yang perlu dilakukan antara lain dengan mendukung gerakan physical distancing atau pembatasan jarak fisik, melakukan gaya hidup sehat, serta tetap menjaga produktivitas dan membantu masyarakat sekitar,” jelas Boby.

Tambah Boby, pembagian masker juga tujuannya untuk menyosialisasikan upaya menjaga pola hidup sehat agar warga senantiasa mengenakan masker saat berada di luar rumah.

“Mengenakan masker penting karena secara tidak langsung bisa memutus penyebaran virus,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Ketua Gada AMS Distrik Kabupaten Bandung Dilar Rinaldi mengatakan, pembagian masker terus dilakukan agar masyarakat sadar betapa pentingnya memakai masker. Ini penting, untuk memutus mata rantai perkembangan Covid-19 khususnya di Kabupaten Bandung, supaya bisa terbebas dari Covid-19.

Baca Juga :  Dukung Perhelatan STQ Nasional XXVI, PLN Hadirkan Listrik Tanpa Kedip di Maluku Utara

Menurut Dilar yang juga Anggota DPRD kabupaten Bandung dari Partai Golkar, dalam pemakaian masker, terlebih dahulu mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir (minimal 20 detik) atau bila tidak tersedia, gunakan cairan pembersih tangan.

Pasang masker lanjut Dilar bertujuan untuk menutupi mulut dan hidung sampai dagu. Pastikan tidak ada sela antara wajah dan masker. Oleh karena itu alangkah baiknya, hindari menyentuh masker saat digunakan. Bila tersentuh, cuci tangan pakai sabun dan air mengalir minimal 20 detik atau bila tidak ada, cairan pembersih tangan.

Menurutnya, masker yang dibagikan ini sifatnya untuk mengedukasi warga agar memperhatikan protokol kesehatan sesuai anjuran WHO dan pemerintah.

“Hari ini kita fokuskan pada masyarakat dan pegawai Pemkab Bandung,” ucapnya.

Pembagian masker ini, lanjut Dilar, dilakukan secara bertahap kepada masyarakat di wilayah Kabupayen Bandung. “Selain itu, kami juga melakukan fogging untuk pencegahan penyakit demam berdarah,” ucapnya.

Pihaknya berharap melalui sosialisasi ini masyarakat secara sadar dan mandiri untuk menggunakan masker meski hanya terbuat dari bahan kain.

“Yang penting berfungsi untuk mencegah penularan Covid-19,” pungkasnya. @yus

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Modus Baru Kelabui Petugas, Penjual Sembunyikan Stok Miras di Rumah Kos

Sab Agu 15 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Jajaran Kepolisian Sektor Soreang Polresta Bandung bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bandung, menggelar Operasi Pekat (penyakit masyarakat) ke sejumlah kios penjual jamu di wilayah Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (14/8). Namun di kios-kios jamu yang dirazia tak ditemukan stok miras seperti sebelum-sebelumnya. […]