VISI.NEWS | SURABAYA – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Surabaya melaporkan dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh jemaah Masjid Assalam Purimas, Gunung Anyar, Surabaya, terhadap anggota Ansor dan Banser. Laporan itu terkait dengan kericuhan yang terjadi saat penolakan kajian Ustaz Syafiq Riza Basalamah di masjid tersebut pada Kamis (22/2/2024).
Laporan GP Ansor Surabaya disampaikan ke Polrestabes Surabaya dengan nomor LP/B/169/II/2024/SPKT POLRESTABES SURABAYA/POLDA JAWA TIMUR. Perwakilan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Surabaya, Rafiqi Anjasmara, mengatakan bahwa ada empat anggota Ansor dan Banser Surabaya yang menjadi korban pemukulan dan telah menjalani visum.
“Kami menyerahkan sejumlah alat bukti ke kepolisian, antara lain laporan visum, video kejadian, dan saksi-saksi. Kami berharap kepolisian segera menindaklanjuti laporan kami dan mengusut tuntas kasus ini,” ujar Rafiqi, Jumat (23/2/2024).

Menurut Rafiqi, GP Ansor Surabaya menolak kajian Syafiq Basalamah karena penceramahnya dianggap radikal dan menghakimi golongan lain. Ia juga mengklaim bahwa kajian tersebut dapat menimbulkan konflik dan mengganggu keharmonisan di wilayah Gunung Anyar.
“Kami sudah mengirim surat penolakan ke pengurus masjid dan sempat ada mediasi yang menghasilkan kesepakatan untuk membatalkan acara. Namun, ternyata acara tetap digelar tanpa sepengetahuan kami. Kami merasa dikhianati dan akhirnya melakukan pengamanan. Sayangnya, kami disambut dengan pemukulan oleh jemaah masjid,” tutur Rafiqi.
Sementara itu, Ustaz Syafiq Riza Basalamah membuka suara usai kajian yang diisi olehnya dibubarkan oleh GP Ansor Surabaya. Ia mengaku tidak tahu menahu tentang surat penolakan dan mediasi yang terjadi sebelumnya. Ia juga menyesalkan adanya kericuhan dan mengajak semua pihak untuk saling memaafkan.
“Kami datang ke sini dengan niat baik untuk berdakwah dan menyampaikan ilmu. Kami tidak bermaksud menyinggung atau menyerang siapa pun. Kami tidak tahu ada surat penolakan atau mediasi. Kami hanya tahu bahwa acara sudah mendapat izin dari pengurus masjid. Kami minta maaf jika ada yang tersinggung atau terluka. Kami juga memaafkan mereka yang mengganggu acara kami. Semoga Allah memberi hidayah kepada kita semua,” ucap Syafiq.
Syafiq Riza Basalamah adalah seorang ustadz, dosen, dan penulis yang berasal dari Jember, Jawa Timur. Ia merupakan lulusan Universitas Islam Madinah dengan predikat cum laude sejak sarjana hingga doktoral. Ia juga menjabat sebagai anggota Dewan Fatwa Perhimpunan Al-Irsyad. Ia dikenal dari banyak video ceramah-ceramahnya di media sosial.
@ani