H-2 Jelang Pilkada, 199 Petugas KPU Kabupaten Bandung Positif Covid-19

Editor :
Petugas medis Puskesmas Cinunuk saat rapid test massal bagi ratusan anggota KPPS dan pamsung, baru-baru ini./visi.news/yaso.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung mengatakan 119 orang petugas KPU terkonfirmasi Covid-19 berdasarkan pemeriksaan tes usap.

Komisioner untuk Divisi Sosialisasi, SDM, dan Partisipasi Masyarakat KPU Kabupaten Bandung, Supriyatna, Senin (7/12/2020) mengatakan, jumlah itu didapat dari hasil pemeriksaan cepat Covid-19 terhadap 61.866 petugas KPU sejak beberapa waktu lalu.

“Dari rapid test (tes cepat) yang reaktif itu ada 1.517. Sampai kemarin yang keluar hasil swab-nya (usap) 199 orang (terkonfirmasi Covid-19, red),” terangnya.

Supriyatna pun memastikan pihaknya langsung mengganti petugas tersebut. Penggantinya juga langsung dilakukan pemeriksaan cepat Covid-19.

Namun, kata Supriatna, proses pergantian tersebut masih mengalami kendala. Pasalnya, hasil dari tes usap Covid-19 itu tidak keluar secara serentak dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung.

Ia pun memprediksi, angka petugas yang terkonfirmasi Covid-19 berpotensi bertambah karena hasil pemeriksaan itu belum seluruhnya keluar dari Dinkes.

“Kami berharap besok sudah keluar hasil swab-nya atau dari kita terus berkomunikasi terus dengan Dinkes terkait hasil keseluruhan,” ungkapnya dikutip dari Antara.

Selain itu, Bawaslu Kabupaten Bandung juga menyatakan 51 petugas pengawas di TPS dinyatakan terkonfirmasi Covid-19.

Seluruh petugas itu juga sudah diminta melakukan isolasi mandiri serta pekerjaannya digantikan oleh petugas yang dinyatakan negatif Covid-19. @yas

Baca Juga :  2 "Srikandi", 1 "Arjuna", Siapa yang Bakal Duduki Kursi "Dalem Bandung" ?

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Ketika Pendeta Gereja Menyamar Belajar ke Sarjana Muslim Spanyol

Sen Des 7 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Masyarakat Kristen pada Abad Pertengahan masih diliputi fanatisme keagamaan dan sentimen anti-Muslim. Namun, anomali dari kalangan terpelajar mereka tetap muncul. Di antara tokoh-tokoh Kristen yang berpikiran terbuka pada zaman itu ialah Pendeta Gerbert. Sumber-sumber Eropa menyebutnya sebagai Gerbert d’Aurillac (Gerbert dari Aurillac). Dia lahir pada 946 di […]