HIKMAH: Di Balik Larangan Khamar Menurut Islam

Editor :
Meski ada manfaatnya, mudarat atau dampak miras sangat mengerikan bagi tubuh. /ilustrasi/unsplash/via islampos./ist.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS –  Keterjagaan akal salah satu yang sangat fundemantal. Kemaslahatan dunia tak akan terwujud tanpa akal yang sehat. Lebih-lebih kemaslahatan akhirat. 

Tujuan dan sasarannya mengerucut pada keterjagaan lima hal. Menjaga jiwa, agama, harta, keturunan, dan akal. Kelima hal ini biasa dikenal dengan maqosidussyariah (tujuan-tujuan syariah).

Perintah-perintah dalam agama tak dinilai sah kecuali bertolak dari akal yang sehat. Tidak saja dalam persoalan ibadah, tapi juga muamalah.

Izzuddin bin Abdissalam berkata, “Akal adalah syarat utama berlakunya taklif (perintah dan larangan) berdasarkan kesepakatan kaum muslim.” (Lihat Syarh al Maqashid, 2/232), 

Salah satu cara syariat menjaga akal manusia adalah mengharamkan hal-hal yang merusaknya. Islam mengharamkan segala yang memabukkan apa pun nama dan bahannya. Nabi Muhammad bersabda: 

كُلُّ مُسْكِرٍ خَمْرٌ وَكُلُّ مُسْكِرٍ حَرَامٌ

“Segala yang memabukkan itu adalah khamar dan setiap khamar itu haram.” (HR Muslim)

Karena itu, ketika turun ayat pengharaman khamar, para sahabat langsung menumpahkannya. Padahal harga khamar saat itu sangat mahal sehingga secara materi membuangnya tentu sangat merugikan. 

Namun, hal itu tetap dilakukan karena keterjagaan akal tidak bisa ditawar. Tak ada gunanya keuntungan khamar, tapi berisiko pada rusaknya akal.

Salah satu sumber kemuliaan manusia adalah akalnya. Nikmat akal inilah yang membedakan antara manusia dan hewan. Menjaganya berarti menjaga kemuliaan manusia. Merusaknya berarti meruntuhkan kemuliaan manusia.

Ketika akal rusak karena khamar, tindakan manusia sekejap berubah dari makhluk yang mulia menjadi sangat hina. Kita bisa lihat kondisi orang sedang mabuk. Tindaknnya memalukan dirinya dan membahayakan orang lain.

Tak heran saat ada yang bertanya kepada Rasululullah tentang khamar, Allah SWT menurunkan ayat sebagai jawabannya. Allah memastikan, khamar itu lebih besar mudaratnya daripada manfaatnya. Allah berfirman yang artinya: 

Baca Juga :  Enang Sodikin Menang di PSU Pilkades Rancaekekkulon

يَسْأَلُونَكَ عَنِ الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ ۖ قُلْ فِيهِمَا إِثْمٌ كَبِيرٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَإِثْمُهُمَا أَكْبَرُ مِنْ نَفْعِهِمَا

“Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: “Pada keduanya terdapat dosa yang besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya.” (QS Al Baqarah: 219).

Pada ayat lain Allah menjelaskan kengerian lain dari bahaya khamar. Khamar adalah sumber dan penyubur permusuhan di tengah masyarakat. Allah berfirman yang artinya, 

إِنَّمَا يُرِيدُ الشَّيْطَانُ أَنْ يُوقِعَ بَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةَ وَالْبَغْضَاءَ فِي الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ وَيَصُدَّكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ وَعَنِ الصَّلَاةِ ۖ فَهَلْ أَنْتُمْ مُنْتَهُونَ 

“Sesungguhnya setan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu karena (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan salat; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu).” (QS Al Maidah: 91).

Jadi, mestinya keterjagaan akal menjadi target tertinggi. Boleh memasang target lain termasuk keuntungan finansial. Namun, jangan sekali-kali mencari secuil keuntungan dengan mengundang setumpuk kerugian.

Memfasilitasi pembuatan dan penyebaran khamar adalah cikal bakal rusaknya akal dan tumbuh suburnya keburukan dan tindak kejahatan. Manusia yang paling kita percaya ucapannya pernah bersabda: 

الْخَمْرُ أُمُّ الْخَبَائِثِ 

“Minuman keras itu induk segala keburukan.”( HR Riwayat Daruqutni). @fen/sumber: republika.co.id  

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

PAC PP Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung Fokus Kegiatan Sosial

Sab Mei 29 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Pengurus Anak Cabang Pemuda Pancasila (PAC PP) Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung fokus kepada kegiatan sosial kemasyarakatan di wilayahnya. Membantu masyarakat yang menjadi korban banjir luapan Sungai Citarik, Sungai Cikeruh, dan anak-anak sungai lainnya menjadi skala prioritas dan perhatian khusus saat ini. “Dalam kiprahnya di lapangan, PAC PP […]