VISI.NEWS | JAKARTA – Kinerja Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid, mendapat perhatian positif dari kalangan muda dalam survei nasional Muda Bicara ID terbaru. Anwar Hafid berhasil menembus jajaran 10 besar gubernur terbaik versi generasi muda dengan raihan 7,00 persen.
Hasil Muda Bicara ID dalam Survei Nasional Q1 2026 menempatkan dia sebagai satu-satunya wakil Pulau Sulawesi di daftar elite tersebut. Dia dinilai konsisten mendorong pembangunan daerah, terutama pada sektor infrastruktur dan penguatan ekonomi lokal.
Capaian tersebut tidak lepas dari pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah yang terdorong kebijakan hilirisasi nikel. Anwar Hafid dianggap mampu mengoptimalkan potensi daerah sehingga membuka peluang kerja baru bagi generasi muda.
“Dia dinilai membawa semangat pembangunan daerah yang konsisten, khususnya di sektor infrastruktur dan ekonomi lokal yang tumbuh pesat berkat hilirisasi nikel,” tulis rilis nasional lembaga tersebut, Rabu (29/4/2026).
Pernyataan itu menegaskan posisi Anwar Hafid sebagai figur yang dinilai berdampak nyata bagi masyarakat. Dia tidak lagi sekadar diukur dari popularitas, melainkan dari dampak konkret kebijakan terhadap kesejahteraan dan masa depan ekonomi.
Keberhasilan tersebut juga ditopang implementasi 9 Program Berani Anwar Hafid terutama dari Berani Cerdas dan Berani Sehat. Anwar Hafid berhasil menghadirkan program pendidikan dan kesehatan gratis yang menyasar langsung kebutuhan dasar masyarakat.
Program Berani Cerdas memberikan beasiswa bagi pelajar SMA, sederajat, hingga SLB. Sementara Berani Sehat menghadirkan layanan kesehatan gratis cukup dengan KTP Sulawesi Tengah tanpa melihat status BPJS.
Sebanyak 19.000 siswa telah menerima manfaat dari program pendidikan tersebut. Di sisi lain, 164.627 warga tercatat telah mengakses layanan kesehatan gratis yang disediakan pemerintah daerah.
Data Badan Pusat Statistik mencatat Indeks Pembangunan Manusia Sulawesi Tengah pada 2025 mencapai 72,82. Angka itu meningkat 0,58 poin atau 0,80 persen dibandingkan tahun sebelumnya dengan kenaikan di seluruh dimensi.
Survei ini dilakukan pada 1 hingga 30 Maret 2026 sebagai potret awal kepuasan dan harapan generasi muda. Dia menjadi bagian dari upaya membaca arah persepsi publik terhadap kebijakan pemerintah.
“Survei ini dirancang untuk memetakan opini, persepsi, dan pandangan generasi muda terhadap pemerintahan dan kebijakan,” tulis lembaga tersebut.
Pernyataan itu menegaskan pentingnya suara anak muda dalam evaluasi kepemimpinan. Secara nasional, Sherly Tjoanda menempati posisi pertama dengan 18,50 persen. Dia diikuti Pramono Anung sebesar 17,30 persen dan Dedi Mulyadi dengan 17,10 persen.
Berikutnya Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan HB X dengan 15,00 persen serta Gubernur Aceh Muzakir Manaf dengan 7,20 persen, Anwar Hafid berada di peringkat keenam dengan 7,00 persen, diikuti Mahyedi Ansharullah dari Sumatera Barat sebesar 6,20 persen.
Pada peringkat selanjutnya terdapat Bobby Nasution sebagai Gubernur Sumatera Utara dengan 3,10 persen serta I Wayan Koster dari Bali dengan 2,40 persen. Sementara posisi kesepuluh ditempati Lalu M Iqbal dari NTB dengan 1,20 persen dan gubernur lainnya mengumpulkan 5,1 persen. @givary