VISI.NEWS | LEBANON – Kelompok milisi Lebanon, Hizbullah, telah resmi mengangkat Sheik Naim Qassem sebagai pemimpin baru untuk menggantikan Hasan Nasrallah pada Selasa (29/10/2024). Hizbullah menjelaskan bahwa Qassem terpilih karena komitmennya terhadap prinsip dan tujuan organisasi. Usai pemilihan, mereka berharap dapat melanjutkan perlawanan terhadap Israel dengan lebih efektif.
Dalam pernyataan resmi, Hizbullah memohon kepada Tuhan agar memberikan petunjuk kepada Qassem dalam menjalankan misi kepemimpinannya.
“Kami [memohon] kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar memberinya petunjuk dalam misi mulia ini, memimpin Hizbullah dan perlawanan Islamnya,” tambah pernyataan Hizbullah.
Sebelum menduduki posisi ini, Qassem, yang kini berusia 71 tahun, menjabat sebagai wakil pemimpin dan telah berperan penting sejak awal berdirinya Hizbullah pada 1980-an.
Hasan Nasrallah dilaporkan tewas dalam serangan Israel pada akhir September lalu. Setelah kematiannya, beberapa nama muncul sebagai calon pengganti, termasuk Hashem Safieddine. Namun, Safieddine juga tewas dalam serangan Israel pada 23 Oktober, yang telah dikonfirmasi oleh Hizbullah.
“Kami berduka atas… kepala Dewan Eksekutif Hizbullah, yang terhormat ulama Sayyed Hashem Safieddine,” ujar Hizbullah dalam sebuah pernyataan yang dilansir AFP pada Rabu (23/10/2024). @ffr