Search
Close this search box.

Inilah Persiapan BPTD Kelas I Jawa Barat Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026

Kepala Bidang Pengawasan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan BPTD Kelas I Jawa Barat, Tarma./visi.news/ist.

Bagikan :

VISI.NEWS | KOTA BANDUNG – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas I Jawa Barat (BPTD Kelas I Jawa Barat) terus mematangkan berbagai persiapan. Hal tersebut disampaikan di Kantor BPTD Kelas I Jawa Barat.

Kepala Bidang Pengawasan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan BPTD Kelas I Jawa Barat, Tarma, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima surat edaran dan amanat langsung dari Direktur Jenderal Perhubungan Darat yang mewakili Menteri Perhubungan.

Surat tersebut menginstruksikan agar seluruh jajaran segera melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah setempat dalam rangka menghadapi Angkutan Lebaran 2026.

“Untuk persiapan, kami sudah mendapatkan surat edaran dan amanat dari Bapak Dirjen Perhubungan Darat mewakili Bapak Menteri Perhubungan untuk segera melaksanakan koordinasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah. Kami juga terus melaksanakan kesiapan Posko Angkutan Lebaran,” ujar Tarma kepada VISI.NEWS pada Senin (24/2/2026)

Ia menjelaskan, dalam dua hingga tiga minggu terakhir, pihaknya telah mengintensifkan kegiatan ramp check (ramcek) terhadap angkutan umum. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kelayakan operasional kendaraan, baik angkutan antar kota antar provinsi (AKAP) maupun antar kota dalam provinsi (AKDP).

Pemeriksaan mencakup aspek teknis kendaraan, administrasi, serta kelengkapan keselamatan guna menjamin keamanan penumpang selama masa mudik.

Selain itu, BPTD Kelas I Jawa Barat juga melakukan pendataan dan penyiapan sarana serta prasarana transportasi. Saat ini, terdapat 12 Terminal Tipe A yang berada di bawah pengelolaan BPTD Kelas I Jawa Barat. Salah satunya adalah Terminal Tipe A Leuwipanjang.

Tarma menambahkan, sebelumnya terdapat 10 terminal yang dikelola. Namun, sejak tahun lalu bertambah dua terminal yang sebelumnya berada di bawah pengelolaan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), yakni Terminal Barangsiang dan Terminal Jatijajar. Dengan bergabungnya dua terminal tersebut, kini total Terminal Tipe A yang dikelola menjadi 12 terminal.

Baca Juga :  Cuaca Bandung 20 April, Pola Ekstrem Patut Diwaspadai

Selain pengelolaan terminal, BPTD Kelas I Jawa Barat juga mengoperasikan enam unit jembatan timbang atau Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UTPKB) yang tersebar di sejumlah wilayah strategis.

Keberadaan UPPKB ini menjadi bagian penting dalam pengawasan kendaraan angkutan barang, terutama untuk memastikan kendaraan tidak melebihi batas muatan yang dapat membahayakan keselamatan dan merusak infrastruktur jalan. @Ihda

Baca Berita Menarik Lainnya :